6 Fakta Nando Hilmy dan Gary Iskak Main Film Lastri Arwah Kembang Desa, Kado untuk Almarhum

Anak mendiang Gary Iskak, Nando Hilmy, mengaku lega film Lastri Arwah Kembang Desa akhirnya menyapa para pencinta sinema.

Diterbitkan 12 Juli 2026, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lastri Arwah Kembang Desa menempatkan Hana Saraswati dan almarum Gary Iskak sebagai pemeran utama. Film karya sineas Hendry Tivo ini sekaligus menandai adu akting Gary Iskak dengan anaknya, Nando Hilmy, di layar lebar. Tayang di bioskop Tanah Air mulai 16 Juli 2026, Lastri Arwah Kembang Desa mengisahkan Atmi (Audy Bella) mengalami teror gaib dari arwah yang ingin menuntut balas. Sang arwah dikenal bernama Lastri (Hana Saraswati).

Dulu, Lastri kembang desa di kampung Bandeng yang nikah muda dengan juragan tambang pasir kaya raya, Turenggo (Gary Iskak). Banyak yang iri dengan pernikahan ini.Salah satunya, Darman (Yama Carlos), juragan tambang pasir sekaligus rival Turenggo. Atmi dan Darman menebar rumor tentang Lastri ke warga kampung. Rumor berubah jadi hasutan yang melahirkan konflik horizontal berujung tragis. Kepada awak media di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026,

Nando mengaku lega, Lastri Arwah Kembang Desa akhirnya menyapa para pencinta sinema. Mewakili almarhum Gary Iskak, Nando Hilmy berterima kasih kepada rumah produksi Abelle Pictures yang mengawal proses produksi film ini. “Almarhum pastinya terima kasih, sebenarnya bukan untuk persembahan, tapi memang beliau main di sini. Kebetulan pas banget, karya terakhir beliau. Senang juga, karya terakhir beliau ada akunya di situ,” kata Nando Hilmy, lalu mengenang suasana di lokasi syuting.“Kalau aku, kan bodyguard-nya, jadi menemani dia kayak misalnya beli obat, kebutuhan dia kalau sakit,” imbuhnya.

Berikut enam fakta Nando Hilmy syuting film horor Lastri Arwah Kembang Desa bareng sang ayah, Gary Iskak. Apa saja?

1.   Kangen Ayah Saat Roadshow di Lumajang

Gary Iskak debut lewat film Bintang Jatuh. Namanya juga melambung saat jadi model video klip Krisdayanti, “Cobalah Untuk Setia.” Gary Iskak meninggal dunia pada November 2025. Delapan bulan lewat sudah. Nando Hilmy merawat rindu dan melantun doa untuk ayah. “Ya kemarin saja pas kita sempat roadshow ke Lumajang (Jawa Timur), kangen saja. Soalnya kita bareng-bareng di Lumajang, banyak melakukan aktivitas bareng almarhum,” ungkap Nando Hilmy. Setelah delapan bulan, rasa kehilangan itu tak pernah beranjak dari benaknya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

2. Masih Terbayang Gary Iskak Nando Hilmy menyebut, Lastri Arwah Kembang Desa adalah urband legend dari Pati, Jawa Tengah. Syutingnya di Lumajang, Jawa Timur. Kenangan soal profesionalisme Gary Iskak di lokasi syuting maupun kehadiran sang aktor sebagai ayah, melekat di ingatannya.“Kehilangan sudah pasti. Cuma aku selalu bantu doa setiap hari,” ungkap Nando Hilmy. “Ya, dibilang berat, masih berat. Maksudnya masih kebayang-bayang sama almarhum,” ia menambahkan. Ketegaran Richa Novisha, membuat Nando Hilmy makin bersemangat. 3. Tanggung Jawab dan Konsistensi Dalam pandangan Nando Hilmy, Gary Iskak adalah ayah, kepala keluarga, dan seniman multibakat dengan jiwa pengabdian tinggi. Setidaknya, itu tampak kala Gary Iskak syuting film Lastri Arwah Kembang Desa sembari berjuang menjaga kesehatan fisik.Komitmen Gary Iskak terhadap seni peran membuat Nando Hilmy kagum. Terkait sang ayah, ia mengenang, “Yang paling saya ingat, dia tanggung jawab dan orangnya sangat konsisten. Luar biasalah. Banyak sih sebenarnya (kalau mengenang almarhum ayah).”

Halaman
Show All
Tim Showbiz, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan