Miliarder Warren Buffett Gandeng Superstar NBA Stephen Curry Ikuti Makan Siang Amal

Miliarder Warren Buffett kembali mengikuti acara makan siang untuk kegiatan amal dan kembali menghidupkan lelang yang ikonik.

Diterbitkan 01 April 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Miliarder Warren Buffett (95) kembali menghadirkan acara makan siang amal terkenalnya. Kali ini dengan sentuhan yang lebih menonjol dengan mengajak juara NBA Stephen Curry.

Mengutip CNBC, ditulis Rabu (1/4/2026), Chairman Berkshire Hathaway ini akan bergabung dengan Stephen Curry, juara NBA empat kali dan MVP dua kali bersama dengan penulis dan pengusaha gaya hidup Ayesha Curry untuk lelang penggalangan dana baru yang menggabungkan ikon investasi dengan daya tarik selebritas.

"Selama bertahun-tahun,saya telah melihat bagaimana komunitas bisnis dan organisasi nirlaba inovatif dapat bekerja sama untuk menciptakan perubahan nyata, dan saya selalu percaya dalam mendukung organisasi yang membuat perbedaan yang berarti,” ujar Buffett dalam sebuah pernyataan.

Ia menambahkan, acara ini adalah tentang kembali berkumpul, dengan cara baru dengan orang-orang dikagumi untuk mendukung pekerjaan yang benar-benar penting.

“Bermitra dengan Stephen dan Ayesha untuk membantu meluncurkan sesuatu yang baru dalam mendukung komunitas ini adalah sesuatu yang sangat saya senangi untuk menjadi bagiannya,” ujar dia.

Penawaran online untuk makan siang akan dibuka pada 7 Mei pukul 19.30 PDT di eBay dan berlangsung hingga 14 Mei pukul 19.30 dengan hasil penjualan akan disumbangkan kepada Glide Foundation dan Eat.Learn.Play.Foundation sebuah kelompok amal yang didirikan oleh Keluarga Curry yang fokus pada literasi anak, nutrisi, dan gaya hidup aktif. Glide yang berbasis di San Francisco menyediakan layanan untuk populasi rentan, termasuk makanan, tempat tinggal, pemeriksaan kesehatan dan pelatihan kerja.

Pemenang lelang  bersama hingga tujuh tamu, akan bergabung dengan Buffett dan keluarga Curry untuk makan siang eksklusif di Omaha, Nebraska, pada 24 Juni. Hasil lelang akan dibagi rata antara kedua badan amal tersebut.

 

Terakhir jadi Tuan Rumah pada 2022

Buffett terakhir kali menjadi tuan rumah makan siang ini pada 2022, mengakhiri rangkaian acara selama dua dekade yang telah mengumpulkan jutaan dolar AS untuk amal. Lelang tersebut mencapai penawaran tertinggi sepanjang masa sebesar USD 19 juta atau Rp 323,12 miliar (asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.010) pada 2022 dan telah menghasilkan lebih dari USD 50 juta atau Rp 850,32 miliar secara total.

Pemenang sebelumnya termasuk manajer keuangan terkemuka seperti David Einhorn, sementara Ted Weschler yang sekarang menjadi manajer investasi di Berkshire, termasuk di antara mereka yang terkenal membayar jutaan dolar AS untuk kesempatan tersebut.

Buffett mengundurkan diri sebagai CEO Berkshire pada awal 2026 setelah enam dekade memimpin konglomerat tersebut. Ia tetap menjabat sebagai chairman.

Tetap Terlibat Keputusan Investasi

Selain itu, Warren Buffett mengatakan tetap terlibat erat dalam keputusan investasi di Berkshire Hathaway bahkan setelah mengundurkan diri sebagai chief executive. Ia menambahkan, baru-baru ini melakukan pembelian baru yang "kecil".

Dalam sebuah wawancara dengan Becky Quick di "Squawk Box," mengatakan ia masih datang ke kantor setiap hari dan tetap terlibat dengan pasar, bekerja bersama rekan-rekannya dalam perdagangan. Buffett menggambarkan rutinitas yang mencakup menelepon Direktur Keuangam Berkshire, Mark Millard sebelum bel pembukaan untuk membahas perkembangan pasar.

Buffett menuturkam, Millardmengeksekusi perdagangan berdasarkan percakapan tersebut.Ia menekankan  tetap terlibat langsung meskipun menyerahkan peran CEO kepada Greg Abel pada awal 2026.

“Saya tidak akan melakukan [investasi] apa pun yang menurut Greg salah. ... Greg mendapatkan lembar laporan setiap hari,” kata Buffett, merujuk pada pembaruan investasi rutin perusahaan.

 Ketika ditanya apakah ia telah melakukan investasi baru, ia menjawab bahwa ia baru-baru ini melakukan "satu pembelian kecil," tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Buffett juga meremehkan volatilitas pasar baru-baru ini, menyatakan kondisi saat ini jauh lebih buruk daripada periode sebelumnya yang menciptakan peluang pembelian besar.

"Tiga kali sejak saya mengambil alih, pasti harganya turun lebih dari 50%. ... Ini bukan sesuatu yang perlu membuat Anda bersemangat,” kata Buffett.

"Oracle of Omaha” juga mengungkapkan Berkshire membeli surat utang pemerintah senilai USD 17 miliar atau Rp 289,11 triliun minggu ini pada lelang mingguan. Berkshire melaporkan lebih dari USD 370 miliar dalam bentuk kas setara pada akhir tahun, sebagian besar dipegang dalam bentuk surat utang pemerintah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6