Harga Emas Antam Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Rp 4.000, Simak Rinciannya di Sini

Cek daftar lengkap harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada awal Ramadan, Kamis (19/2/2026).

Diterbitkan 19 Februari 2026, 09:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam menguat pada awal Ramadan, Kamis, (19/2/2026). Harga emas Antam hari ini melambung Rp 4.000.

Mengutip laman logammulia.com, harga emas antam dibanderol Rp 2.916.000 per gram. Pada perdagangan kemarin, harga emas Antam dipatok Rp 2.912.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback emas Antam juga ikut turun. Hari ini harga buyback emas Antam merosot Rp 5.000. Dengan demikian, harga buyback emas Antam dibanderol Rp 2.694.000. Harga buyback ini adalah jika Anda ingin menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.694.000 gram.

Untuk diketahui, harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam di angka Rp 2.989.000 per gram.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.

Daftar Harga Emas Antam

Berikut daftar harga emas Antam Kamis, 19 Februari 2026 untuk pengiriman Gedung Antam:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.508.000.
  • Harga emas 1 gram: Rp 2.916.000.
  • Harga emas 2 gram: Rp 5.782.000.
  • Harga emas 3 gram: Rp 8.655.000.
  • Harga emas 5 gram: Rp 14.395.000.
  • Harga emas 10 gram: Rp 28.710.000.
  • Harga emas 25 gram: Rp 71.610.000.
  • Harga emas 50 gram: Rp 143.055.000.
  • Harga emas 100 gram: Rp 285.960.000.
  • Harga emas 250 gram: Rp 714.590.000.
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.428.900.000.
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 2.856.600.000

Harga Emas Dunia

Sebelumnya, harga emas naik lebih dari 1% pada perdagangan Rabu, 18 Februari 2026. Kenaikan harga emas dunia ini seiring investor menilai risiko geopolitik yang memanas, sementara pasar juga menanti risalah pertemuan the Federal Reserve (the Fed)  pada Januari yang akan dirilis.

Mengutip CNBC, Kamis (19/2/2026), harga emas spot naik 1,7% menjadi USD 4.957,70 per ounce. Harga emas batangan turun menjadi USD 4.841,74 pada Selasa.

Harga kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April menguat 0,5% menjadi USD 4.977,80.

“Ada beberapa kekhawatiran tentang ketegangan geopolitik yang ada baik dengan Iran dan Amerika Serikat,” uajt Analis Marex Edward Meir.

“Namun, kita telah berada dalam kisaran perdagangan yang sangat ketat sebagian besar pada Februari. Anda tidak dapat benar-benar menuturkan ada arah yang jelas pada saat ini,” ia menambahkan.

Di bidang geopolitik, hari pertama pembicaraan perdamaian Ukraina-Rusia yang dimediasi AS di Jenewa berakhir hanya setelah dua jam, dengan Presiden Zelenskiy menggambarkan diskusi tersebut sebagai "sulit" dan menuduh Moskow mengulur waktu.

Sementara itu, Iran pada Selasa mengatakan telah mencapai serangkaian "prinsip panduan" dengan AS untuk pembicaraan nuklir, meskipun menteri luar negerinya memperingatkan bahwa kesepakatan akhir belum akan segera tercapai.

Emas, aset safe-haven tradisional, mencapai rekor tertinggi USD 5.594,82 pada 29 Januari. Logam yang tidak memberikan imbal hasil ini juga cenderung diuntungkan dalam lingkungan suku bunga rendah.

 

Sentimen Harga Emas Lainnya

Investor menunggu risalah dari pertemuan Federal Reserve AS pada 16-17 Januari, yang akan dirilis pukul 14.00 ET pada Rabu di tengah meredanya risiko pasar tenaga kerja dan kemajuan yang lambat dalam inflasi.

“Narasi telah bergeser sejak pertemuan Fed terakhir, ketika para pembuat kebijakan lebih berhati-hati. Pasar melihat gambaran yang berbeda sekarang, jadi saya rasa risalah tersebut tidak akan banyak mengungkapkan hal,” kata Meir.

Investor juga akan mencermati laporan pengeluaran konsumsi pribadi AS pada Jumat, indikator inflasi pilihan Fed, untuk mendapatkan petunjuk tentang inflasi dan potensi dampaknya terhadap biaya pinjaman.

Pasar saat ini memperkirakan total dua kali penurunan suku bunga tahun ini, dengan penurunan pertama diperkirakan terjadi pada bulan Juni, menurut FedWatch Tool dari CME.

Pada logam mulia lainnya, harga perak spot naik 4,7% menjadi USD 76,88 per ons setelah turun lebih dari 4% pada Selasa. Harga platinum spot naik 3% menjadi USD 2.067,10 per ons dan paladium naik 2,1% menjadi USD 1.718,65.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6