Bank Muamalat Permudah Pembayaran Sertifikasi Halal Secara Digital

Bank Muamalat mempermudah pembayaran sertifikasi halal secara digital untuk dukung industri halal nasional.

Diterbitkan 30 Desember 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus memperkuat dukungannya terhadap perkembangan industri halal nasional dengan mempermudah pelaku usaha melakukan pembayaran sertifikasi halal secara digital. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses sertifikasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem halal di Indonesia.

Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, inisiatif tersebut sejalan dengan misi perseroan dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah, industri halal, serta ekosistem haji menuju masyarakat madani. Bank Muamalat menargetkan diri sebagai bank syariah terdepan dalam melayani kebutuhan pembiayaan dan transaksi keuangan di sektor halal.

“Ini adalah salah satu cara Bank Muamalat meningkatkan manfaat dan dampak nyata untuk pelaku usaha halal,” ungkap Ricky dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).

Hingga November 2025, kinerja transaksi pembayaran sertifikasi halal secara online melalui Bank Muamalat kepada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menunjukkan pertumbuhan signifikan. Dari sisi jumlah transaksi, tercatat meningkat lebih dari 50 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), sementara dari sisi volume melonjak lebih dari 100 persen (yoy).

Capaian ini mencerminkan meningkatnya adopsi layanan digital di kalangan pelaku usaha halal.

 

Infrastruktur Digital

Sejalan dengan tren tersebut, bank pertama murni syariah di Indonesia ini terus meningkatkan kapabilitas infrastruktur digital agar terintegrasi dengan ekosistem halal secara online. Bank Muamalat menilai, jaminan halal tidak hanya mencakup bahan baku dan proses produksi, tetapi juga transaksi keuangan yang mendukungnya.

Ricky menambahkan, besarnya potensi industri halal dari hulu hingga hilir membuka peluang sinergi yang kuat dengan sektor keuangan syariah. Menurutnya, integrasi kedua sektor ini dapat menjadi game changer jika dikelola secara konsisten dan berkelanjutan.

“Kami melihat potensi ekonomi ekosistem halal sangat besar. Kami ingin berperan positif di dalamnya melalui pendekatan yang lebih modern dan terstruktur seiring transformasi yang sedang kami jalankan,” kata Ricky.

Melalui digitalisasi pembayaran sertifikasi halal, Bank Muamalat berharap dapat mendorong pelaku usaha untuk semakin mudah mengakses layanan keuangan syariah sekaligus memperkuat daya saing industri halal Indonesia di tingkat global.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6