VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Airlangga: Perkuat Kerja Sama RI–Vietnam

VinFast resmi membuka pabrik kendaraan listrik di Subang. Pemerintah berharap investasi ini memperkuat industri hijau dan kerja sama RI–Vietnam.

Diterbitkan 15 Desember 2025, 19:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah terus memperkuat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional dengan membuka ruang kolaborasi investasi global yang mampu menghadirkan nilai tambah di dalam negeri. Langkah ini sejalan dengan agenda transformasi ekonomi hijau serta peningkatan daya saing industri manufaktur nasional. Komitmen tersebut tercermin dalam peresmian fasilitas produksi PT VinFast Automobile Indonesia yang dinilai menjadi momentum penting bagi pengembangan industri kendaraan listrik di Tanah Air. Fasilitas produksi ini berlokasi di Subang, Jawa Barat.

“Peresmian fasilitas produksi VinFast ini memiliki makna strategis dalam memperkuat kerja sama ekonomi Indonesia dan Vietnam,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Grand Opening VinFast Manufacturing Plant, dikutip dari keterangan tertulis, Senin (15/12/2025).

VinFast merupakan produsen kendaraan listrik asal Vietnam yang memperluas investasinya di Indonesia melalui pembangunan pabrik kendaraan listrik. Kehadiran investasi tersebut sekaligus mencerminkan semakin kuatnya hubungan ekonomi kedua negara, yang dikenal sebagai kekuatan ekonomi utama di kawasan ASEAN.

Pada 2024, total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan Vietnam hampir mencapai USD 2 triliun. Sementara itu, nilai perdagangan bilateral kedua negara juga terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Airlangga, investasi VinFast menjadi contoh konkret kolaborasi strategis yang mampu mendorong pertumbuhan industri ramah lingkungan sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok kendaraan listrik regional.

 

Proyek Unggulan

Menko Airlangga menegaskan, investasi Vietnam di Indonesia terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dalam konteks tersebut, VinFast menjadi salah satu proyek unggulan yang memiliki dampak luas bagi perekonomian nasional.

“Investasi Vietnam di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan, dan VinFast menjadi salah satu proyek unggulan yang berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja serta penguatan basis industri kendaraan listrik di dalam negeri,” tegas Airlangga.

Berdasarkan data yang tercatat dalam sistem Online Single Submission (OSS), nilai investasi fasilitas produksi VinFast mencapai Rp 3,8 triliun. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi terpasang sebesar 50.000 unit kendaraan listrik per tahun.

Selain itu, kehadiran pabrik VinFast juga berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja lokal hingga 1.700 orang. Dengan skala tersebut, fasilitas produksi VinFast di Subang dinilai sebagai salah satu basis produksi kendaraan listrik yang cukup signifikan di kawasan ASEAN.

Pemerintah menilai investasi ini akan memperkuat struktur industri nasional, khususnya dalam mendorong pertumbuhan sektor kendaraan listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.

 

Investasi Tahap Kedua

Pemerintah juga menyambut baik rencana investasi tahap kedua VinFast di Indonesia. Pada fase lanjutan tersebut, VinFast berencana menggelontorkan dana sebesar USD 1 miliar atau setara sekitar Rp 17 triliun.

Investasi ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 50.000 unit menjadi 350.000 unit kendaraan per tahun, termasuk pengembangan pabrik e-scooter. Dengan rencana tersebut, Indonesia diharapkan dapat menjadi basis produksi sekaligus hub VinFast untuk kawasan Asia Tenggara.

“Ke depan, Pemerintah berharap VinFast dapat terus meningkatkan penggunaan komponen lokal melalui kemitraan dengan industri dalam negeri, serta menjadi investasi strategis yang mencerminkan kepercayaan Vietnam terhadap iklim investasi Indonesia,” pungkas Airlangga.

Peresmian pabrik VinFast turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, antara lain Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha C. Nasir, Duta Besar Vietnam untuk Indonesia Ta Van Thong, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, hingga jajaran pimpinan VinFast di tingkat regional dan nasional.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6