Perkuat Rantai Pasok Otomotif, Nissho Solution Tambah Investasi di Karawang

Nissho Solution resmi membuka Gudang Tahap 2 di Karawang, memperkuat peran Jawa Barat sebagai pusat logistik otomotif nasional.

Diterbitkan 03 November 2025, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Nissho Solution Indonesia (Nissho Solution) resmi membuka Gudang Tahap 2 di kawasan Suryacipta City of Industry, Karawang. Langkah ini menjadi bukti pesatnya pertumbuhan sektor logistik di Jawa Barat sekaligus strategi untuk memenuhi lonjakan permintaan dari industri otomotif nasional.

Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, sektor Transportasi, Pergudangan, dan Telekomunikasi menempati posisi kedua dengan realisasi investasi terbesar pada periode Januari–September 2025. Nilainya mencapai Rp 163,3 triliun atau setara 11,4 persen dari total investasi nasional, menegaskan peran strategis sektor logistik terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Presiden Direktur Nissho Solution, Satoru Kimura, mengatakan ekspansi gudang ini menjadi langkah proaktif perusahaan dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok industri otomotif.

“Peresmian Gudang Tahap 2 ini adalah respons kami terhadap peningkatan volume permintaan dari klien otomotif utama. Dengan tambahan fasilitas baru ini, kami ingin memperkuat posisi sebagai mitra logistik tepercaya di Jawa Barat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (3/11/2025).

Pertumbuhan bisnis Nissho Solution turut terdorong oleh kinerja industri otomotif dan consumer goods yang terus meningkat.

 

 

Investasi Jangka Panjang

Sejumlah klien utama seperti Daihatsu, Isuzu, dan Toyota menjadi mitra strategis yang sebagian besar beroperasi di kawasan industri Suryacipta, Karawang.

Ekspansi ini juga mencerminkan komitmen investasi jangka panjang dari Nissho Unyu Co., Ltd., perusahaan logistik asal Jepang yang memiliki 100 persen saham Nissho Solution. Sejak berdiri pada 2007 di Jakarta, perusahaan ini terus tumbuh pesat, termasuk setelah memperluas operasinya ke Karawang pada 2016.

Gudang baru seluas 1 hektare tersebut difungsikan untuk penyimpanan dan pemrosesan, serta telah mengantongi izin Pusat Logistik Berikat (PLB) dari Bea Cukai sejak 2017. Fasilitas ini diharapkan mampu mendukung peningkatan efisiensi distribusi dan kapasitas pengiriman Nissho Solution di masa mendatang.

Saat ini, Nissho Solution mengoperasikan 70 unit armada truk dengan aktivitas utama pengiriman kargo melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Ke depan, perusahaan juga berencana memanfaatkan potensi pengiriman melalui Pelabuhan Patimban, seiring peningkatan kapasitas gudang dan konektivitas logistik di wilayah Jawa Barat.

 

Peluang Kolaborasi

Manajemen Suryacipta City of Industry menyambut baik ekspansi tersebut. Vice President Sales Marketing & Tenant Relations Suryacipta Abednego Purnomo menegaskan bahwa perusahaan akan terus meningkatkan layanan. 

“Kami selalu berupaya meningkatkan layanan bagi tenant, termasuk Nissho Solution, agar arus logistik di kawasan semakin efisien dan aman.”

Ia juga membuka peluang kolaborasi ke depan.

“Kami berharap Nissho Solution dapat memperluas bisnis ke kawasan industri kami berikutnya, Subang Smartpolitan, yang hanya berjarak 35 km dari Suryacipta dan dekat dengan Pelabuhan Patimban,” tambahnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6