Harga Emas Antam Hari Ini 18 September 2025 Lebih Murah Rp 17.000, Cek Rinciannya di Sini

Daftar lengkap harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Kamis, (18/9/2025) usai turun dari rekor tertinggi.

Diperbarui 18 September 2025, 09:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merosot dari level tertingginya. Harga emas Antam hari ini, Kamis (18/9/2025) terpangkas Rp 17.000.

harga emas antam turun menjadi Rp 2.098.000 per gram dari perdagangan Rabu kemarin yang berada di posisi posisi 2.115.000.

Demikian untuk harga emas untuk pembelian kembali (buyback) juga merosot Rp 17.000 menjadi Rp 1.945.000 per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda ingin menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 1.945.000 per gram.

Pada perdagangan kemarin, harga emas Antam menyentuh rekor termahal di Rp 2.115.000. Rekor sebelumnya dicetak pada 11 September 2025 di angka Rp 2.095.000 per gram. Sedangkan untuk harga buyback termahal sebelumnya dibukukan pada 11 September 2025 di angka Rp 1.942.000 per gram.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi buyback akan dikenakan potongan pajak.

Untuk penjualan kembali emas batangan dengan nominal di atas Rp 10 juta, berlaku Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar:

1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak(NPWP)3% bagi non-NPWPPPh 22 atas transaksi buyback akan dipotong langsung dari total nilai penjualan.

Daftar Harga Emas Antam

Berikut rincian harga emas Antam hari ini 18 September 2025:‎‎

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.099.000
  • Harga emas 1 gram: Rp 2.098.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 4.140.000.
  • Harga emas 3 gram: Rp 6.190.000‎
  • Harga emas 5 gram: Rp 10.294.000‎
  • Harga emas 10 gram: Rp 20.510.000.
  • Harga emas 25 gram: Rp 51.112.500‎
  • Harga emas 50 gram: Rp 102.105.000.
  • Harga emas 100 gram: Rp 204.090.000.
  • Harga emas 250 gram: Rp 509.837.500.
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.019.375.000.
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 2.038.600.000.

Harga Emas Dunia

Sebelumnya, harga emas melonjak ke rekor tertinggi pada perdagangan Rabu, 17 September 2025. Lonjakan harga emas setelah the Federal Reserve (the Fed) memangkas suku bunga 25 basis poin dan mengisyaratkan pelonggaran kebijakan yang stabil hingga akhir 2025.

Mengutip laman CNBC, Kamis (18/9/2025), harga emas di pasar spot turun 0,2% menjadi USD 3.681,39 per ounce setelah mencapai rekor tertinggi di USD 3.707,40 pada awal sesi perdagangan. Harga emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember ditutup 0,2% lebih rendah di posisi USD 3.717,8.

Sementara itu, dolar AS kembali melemah, membuat emas yang dihargakan dalam dolar Amerika Serikat lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

“Pencapaian emas ke level tertinggi sepanjang masa menjadi hasil dari ekspektasi akan kondisi suku bunga yang lebih rendah pada masa mendatang, dan itu dimulai dengan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin hari ini,” ujar Direktur High Ridge Futures, David Meger.

 

 

Suku Bunga The Fed

Ini menandai pemangkasan suku bunga the Fed tahun ini, menyusul jeda perubahan kebijakan sejak Desember setelah menurunkan suku bunga tiga kali pada 2024.

Pemotongan suku bunga ini, bersama dengan proyeksi yang menunjukkan dua pemangkasan 25 basis poin lagi pada pertemuan kebijakan yang tersisa tahun ini.

Hal ini menunjukkan para pejabat The Fed telah mulai meremehkan risiko kebijakan perdagangan pemerintahan Trump akan memicu inflasi yang berkelanjutan, dan kini lebih mengkhawatirkan pelemahan pertumbuhan dan kemungkinan meningkatnya pengangguran.

Prediksi Harga Emas

Emas seringkali menarik ketika suku bunga turun, karena imbal hasil yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Para analis mengatakan rekor tertinggi emas tahun ini telah didukung oleh pembelian berkelanjutan oleh bank sentral, diversifikasi dari dolar AS, permintaan safe haven yang kuat di tengah ketegangan geopolitik dan perdagangan, serta pelemahan dolar secara luas.

Harga emas batangan, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian, telah melonjak lebih dari 40% sepanjang tahun ini.

Ke depan, analis memperkirakan emas diperdagangkan dalam kisaran USD 3.600-USD 3.900 dalam jangka pendek hingga menengah dan melihat potensi untuk menguji USD 4.000 tahun depan jika ketidakpastian ekonomi dan geopolitik terus berlanjut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6