Daftar Harga Emas Antam Hari Ini 4 September 2025 Usai Sentuh Rekor Lagi

Berikut daftar harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Kamis, (4/9/2025).

Diperbarui 04 September 2025, 15:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatat rekor tertinggi pada Kamis, 4 September 2025. 

Pada tanggal tersebut, harga emas Antam mencapai Rp 2.044.000 per gram, menandai peningkatan sebesar Rp 9.000 dari hari sebelumnya. Angka ini melampaui rekor tertinggi sebelumnya yang tercatat pada April 2025. Pergerakan harga ini menunjukkan dinamika pasar emas yang terus berfluktuasi.

Selain itu, harga emas untuk pembelian kembali (buyback) naik Rp 9.000 menjadi Rp 1.891.000 per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda ingin menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 1.891.000 per gram.

Harga tertinggi emas Antam sebelumnya pernah diraih pada 22 April 2025 yang tembus Rp 2.016.000 per gram, dan harga buyback tertinggi di Rp 1.865.000 per gram.

Dengan demikian, harga emas Antam hari ini kembali pecah rekor tertinggi. harga emas antam mencapai Rp 2.044.000 per gram dan buyback Rp 1.891.000 yang merupakan level tertinggi.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi buyback akan dikenakan potongan pajak.

Untuk penjualan kembali emas batangan dengan nominal di atas Rp 10 juta, berlaku Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar:

  • 1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)3% bagi non-NPWP
  • PPh 22 atas transaksi buyback akan dipotong langsung dari total nilai penjualan.  

Daftar Harga Emas Antam

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.072.000.
  • Harga emas 1 gram: Rp 2.044.000.⁠
  • Harga emas 2 gram: Rp 4.032.000.⁠
  • Harga emas 3 gram: Rp 6.028.000.
  • Harga emas 5 gram: Rp 10.024.000.⁠
  • Harga emas 10 gram: Rp 19.970.000.
  • Harga emas 25 gram: Rp 49.762.500.⁠
  • Harga emas 50 gram: Rp 99.405.000.⁠
  • Harga emas 100 gram: Rp 199.690.000.⁠
  • Harga emas 250 gram: Rp 496.337.500.
  • Harga emas 500 gram: Rp 992.375.000.⁠
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 1.984.600.000.
  •  

Harga Emas Dunia Kamis 4 September 2025

Harga emas melemah pada Kamis, 4 September 2025. Koreksi harga emas terjadi didorong aksi ambil untung setelah emas batangan mencapai rekor tertingginya di tengah ekspektasi penurunan suku bunga AS.

Selain itu, investor menantikan data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis minggu ini.

Harga emas spot turun 0,3% menjadi USD 3.546,73 per ounce, pukul 01.53 GMT. Emas batangan mencapai rekor tertinggi USD 3.578,50 pada Rabu.

Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,8% menjadi USD 3.605,60.

"Kami telah melihat sedikit aksi ambil untung, tetapi emas masih berada di pasar bullish saat ini. Ekspektasi penurunan suku bunga dan kekhawatiran atas independensi Federal Reserve akan meningkatkan permintaan aset safe haven,” kata Direktur Utama GoldSilver Central, Brian Lan.

"Kami tidak akan terkejut bahkan jika harga emas naik hingga USD 3.800 atau bahkan lebih tinggi dalam waktu dekat,” ia menambahkan.

 

 

Sentimen The Fed

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Rabu kalau lowongan pekerjaan turun lebih besar dari yang diperkirakan menjadi 7,181 juta pada Juli.

Beberapa pejabat The Federal Reserve (the Fed) mengatakan kekhawatiran pasar tenaga kerja terus memperkuat keyakinan terhadap pemotongan suku bunga akan segera dilakukan. Gubernur The Fed, Christopher Waller menilai,  The Fed seharusnya melakukan pemotongan suku bunga pada pertemuan berikutnya.

Para pelaku saat ini memperkirakan peluang 97% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir pertemuan kebijakan dua hari bank sentral AS pada 17 September, naik dari 92% sebelum data tersebut, menurut perangkat FedWatch CME Group.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil biasanya berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah. Fokus sekarang beralih ke data penggajian non-pertanian AS yang akan dirilis pada hari Jumat. Data penggajian non-pertanian Agustus diperkirakan akan bertambah 78.000 pekerjaan, menurut jajak pendapat Reuters, dibandingkan dengan 73.000 pada Juli.

Sementara itu, pada Rabu, Presiden Donald Trump mengatakan AS mungkin harus "membatalkan" kesepakatan perdagangan yang telah dicapai dengan Uni Eropa, Jepang, dan Korea Selatan, antara lain, jika kalah dalam kasus Mahkamah Agung terkait tarif.

Di sisi lain, harga perak spot turun 0,8% menjadi USD 40,87 per ons, setelah mencapai level tertinggi sejak September 2011 pada sesi terakhir. Platinum turun 0,5% menjadi USD 1.415,03 dan paladium turun 1% menjadi USD 1.136,26.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6