Omzet 2.500 UMKM Binaan Pertamina Naik hingga 35 per Tahun

Selain itu produk UMKM tersebut juga mampu menembus pasar ekspor ke 7 negara termasuk Malaysia, Singapura, Jepang, Belanda, Papua New Guinea, Jerman, dan Australia.

Diperbarui 14 Agustus 2025, 09:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 2.500 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga mencatatkan peningkatan omzet rata-rata 35% per tahun serta menciptakan 5.200 lapangan kerja baru sejak awal  2025.  Selain itu produk UMKM tersebut juga mampu menembus pasar ekspor ke 7 negara termasuk Malaysia, Singapura, Jepang, Belanda, Papua New Guinea, Jerman, dan Australia.

Hingga saat ini, Pertamina Patra Niaga telah mendampingi lebih dari 30.000 UMKM yang tergabung menjadi Mitra Binaan Pertamina di berbagai sektor, mulai dari kuliner, kerajinan, fashion, pertanian, hingga industri kreatif. Pendampingan meliputi akses permodalan, pelatihan digital marketing, pengembangan produk, sertifikasi, serta fasilitasi pameran nasional dan internasional.

Salah satu kisah sukses datang dari Papua, melalui Sasagu, produk pangan lokal berbasis sagu yang sehat, praktis, dan nikmat. UMKM ini pun menuai berbagai prestasi dan mampu mengekspor produknya antara lain ke Papua New Guinea, Jerman, dan Jepang.

"Sasagu bukan hanya produk, Sasagu adalah gerakan. Kami menciptakan pangan lokal berbasis sagu Papua yang sehat, praktis, dan nikmat, sambil memberdayakan petani dan membuka lapangan kerja. Dengan mengikuti UMK Akademi Pertamina, kami ingin memperkuatn̈ kapasitas bisnis, memperluas jaringan, dan membawa sagu Papua mendunia. Kapanpun, siapapun, dan di manapun semua bisa makan sagu Papua," Herlinda, Founder & Owner Sasagu.

Di momen peringatan Hari UMKM, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmen untuk mendampingi pelaku UMKM Indonesia agar mampu berkembang, berdaya saing, dan menembus pasar global.

Bawa UMKM Mendunia

Pertamina Patra Niaga berharap dukungan ini akan semakin memperkuat kapasitas UMKM, meningkatkan kontribusinya pada perekonomian daerah, dan membawa produk Indonesia dikenal luas di pasar internasional.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Marchelino Verieza, menegaskan bahwa UMKM adalah motor penggerak ekonomi Indonesia yang harus terus didukung secara berkelanjutan.

"UMKM bukan hanya tulang punggung perekonomian nasional, tapi juga wujud nyata kemandirian masyarakat. Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus hadir bersama pelaku UMKM, tidak hanya melalui bantuan modal, tapi juga membangun ekosistem yang membuat mereka lebih tangguh dan berdaya saing di era digital," ujarnya.

Dalam peringatan Hari UMKM Nasional tahun ini, Pertamina Patra Niaga juga menggelar Festival UMKM Binaan di lima wilayah operasional: Jakarta, Surabaya, Medan, Balikpapan, dan Makassar. Acara ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk, memperluas jaringan, dan menjalin kolaborasi lintas sektor.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6