Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia turun ke level terendah dalam satu pekan dalam perdagangan Jumat. Harga emas pada pekan ini jatuh lebih dalam jika dibandingkan dengan pekan lalu.
Pelemahan harga emas dunia hari ini terbebani oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi AS.
Mengutip CNBC, Sabtu (13/5/2023), harga emas di pasar spot turun 0,24 persen menjadi USD 2.010,84 per ons, setelah jatuh sebanyak 0,7 persen di awal sesi.
Advertisement
Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,2 persen menjadi USD 2.016,40 per ons.
Nilai tukar dolar AS naik ke puncak tertinggi dalam satu bulan dan menuju kenaikan mingguan terbesar sejak Februari 2023. Kenaikan dolar AS ini membuat logam mulia kurang menarik bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.
Imbal hasil obligasi AS dengan jangka waktu 10 tahun yang lebih tinggi semakin meredupkan daya tarik emas yang tidak memberikan bunga.
"Namun kenaikan dolar AS ini dibatasi masalah pagu utang AS yang akan kita lalui selama beberapa minggu ke depan, di mana emas akan diuntungkan jika itu bertahan," kata analis senior RJO Futures, Bob Haberkorn.
Menteri Keuangan Janet Yellen mengatakan masih ada ketidakpastian tentang kapan persisnya Departemen Keuangan akan kehabisan uang tunai untuk membayar utang pemerintah AS, yang bisa dilakukan paling cepat 1 Juni.
Instrumen safe-haven berupa emas cenderung naik selama masa ketidakpastian ekonomi atau keuangan.
Â
Keputusan The Fed
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
Analis senior FXTM Lukman Otunuga mengatakan, sentimen kenaikan di pasar emas masih bertahan kuat di atas ekspektasi pemotongan suku bunga the Fed akhir tahun ini.
Hal ini didasari karena The Fed tidak lagi terlalu agresif melakukan kenaikan suku bunga acuan dengan memperkirakan hanya akan ada kenaikan 25 basis poin pada September.
Gubernur Fed Michelle Bowman, bagaimanapun, menegaskan kembali sikap bank sentral untuk menaikkan suku bunga jika perlu untuk melawan inflasi yang masih tinggi.
Advertisement
Harga Emas Kemarin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2375573/original/010378000_1538739775-20181005-Emas-Antam-4.jpg)
Harga emas dunia mengalami tekanan yang cukup dalam pada perdagangan kamis karena kenaikan nilai tukar dolar AS. Emas dan dolar AS merupakan instrumen safe haven dan kali ini investor lebih memilih untuk mengoleksi dolar AS dibanding emas.
Mengutip CNBC, Jumat (12/5/2023), harga emas di pasar spot turun 0,75 persen menjadi USD 2.014,3021 per ons. sementara harga emas berjangka AS turun 0,8 persen menjadi USD 2.020,50 per ons.
Harga emas dunia sempat naik setelah data menunjukkan lonjakan klaim pengangguran mingguan dan kenaikan harga produsen tahunan terkecil bulan lalu dalam lebih dari dua tahun.
Namun, kenaikan harga logam mulia tersebut tak berlangsung lama karena dolar AS naik, membuat harga emas batangan lebih mahal bagi pembeli di luar negeri.
Analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff mengatakan, situasi perbankan kembali suram menyusul kasus PacWest sehingga mendorong beberapa permintaan safe haven ke dolar AS.
Investor juga memperhatikan komentar dari kepala Fed Minneapolis Neel Kashkari bahwa periode suku bunga tinggi yang diperpanjang akan diperlukan jika inflasi tetap tinggi.
"Sampai batas tertentu, logam mulia tetap berada di gelombang uptrend yang ditetapkan pada bulan November," kata dealer logam mulia Heraeus Alexander Zumpfe.
Emas secara tradisional dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, tetapi kenaikan suku bunga meredupkan daya tarik untuk emas batangan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3025319/original/047350500_1579261857-Infografis_Keluarga_Cendana_dan_Artis_Terseret_Investasi_Bodong_MeMiles.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5458366/original/038352700_1767077924-IMG_20251230_123004_818.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329801/original/040098200_1787296595-HOAX__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343054/original/075440100_1788842362-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_11.15.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342609/original/043600500_1788780135-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013694/original/080364800_1651632347-000_329D9VK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532280/original/085965300_1628161371-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)