Sukses

Disimak Harga Emas 24 Karat Hari Ini di Pegadaian pada 1 Juli 2022

Liputan6.com, Jakarta Harga emas 24 karat yang dijual PT Pegadaian bergerak beragam. Harga emas hari ini di Pegadaian terpantau stabil untuk jenis Emas Antam.

Adapun Pegadaian menjual berbagai jenis emas dari Antam, Batik Antam, emas Retro dan emas UBS.

Melansir laman resmi Pegadaian, Jumat (1/7/2022), harga emas di Pegadain jenis Retro dan Retro justru turun. Harga emas Antam dipatok Rp 1.023.000 per gram, sedangkan harga emas Retro dijual Rp 966 ribu.

Adapun harga emas yang dijual oleh Pegadaian ini setiap hari berubah dan menyesuaikan dengan harga pasar emas dunia dan lokal.

Berikut rangkuman harga emas Pegadaian hari ini:

Harga Emas Antam

- 0,5 gram = Rp 564.000

- 1 gram = Rp 1.023.000

- 2 gram = Rp 1.982.000

- 3 gram = Rp 2.948.000

- 5 gram = Rp 4.877.000

- 10 gram = Rp 9.697.000

- 25 gram = Rp 24.113.000

- 50 gram = Rp 48.144.000

- 100 gram = Rp 96.205.000

- 250 gram = Rp 240.236.000

- 500 gram = Rp 480.256.000

- 1000 gram = Rp 960.469.000

 

Harga Emas Antam Batik

- 0,5 gram = Rp 636.000

- 1 gram = Rp 1.178.000

- 8 gram = Rp 8.921.000

 

Harga Emas Retro

- 0,5 gram = Rp 516.000

- 1 gram = Rp 966.000

- 2 gram = RRp 1.913.000

- 3 gram = Rp 2.842.000

- 5 gram = Rp 4.721.000

- 10 gram = Rp 9.384.000

- 25 gram = Rp 23.325.000

- 50 gram = Rp 46.565.000

- 100 gram = Rp 93.047.000

- 250 gram = Rp 232.445.000

- 500 gram = Rp 464.770.000

- 1000 gram = Rp 928.848.000

 

Harga Emas UBS

- 0,5 gram = Rp 517.000

- 1 gram = Rp 969.000

- 2 gram = Rp 1.922.000

- 5 gram = Rp 4.749.000

- 10 gram = Rp 9.447.000

- 25 gram = Rp 23.571.000

- 50 gram = Rp 47.045.000

- 100 gram = Rp 94.052.000

- 250 gram = Rp 235.059.000

- 500 gram = Rp 469.563.000

- 1000 gram = -

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Harga Emas Dunia Hari Ini

Harga emas dunia kembali kehilangan kekuatannya. Harga emas hari ini di pasar global menuju kuartal terburuknya dalam lima kuartal dipicu penguatan Dolar AS dan retorika hawkish dari bank sentral mengikis daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Melansir laman CNBC, Jumat (1/7/2022), harga emas dunia di pasar spot gold turun 0,6 persen menjadi USD 1.807,11 per ounce. Ini mencatat penurunan lebih dari 6 persen secara kuartalan, dan penurunan bulanan ketiga berturut-turut.

Adapun harga emas berjangka AS turun 0,5 persen menjadi USD 1.807,7. “Emas menderita karena sikap agresif bank sentral, terutama Federal Reserve, mengirimkan keinginan kuat mereka untuk mengendalikan inflasi terlepas dari rasa sakit yang mungkin timbul dalam perekonomian secara luas,” kata Ricardo Evangelista, Analis Senior ActivTrades.

"Menurunkan inflasi yang tinggi di seluruh dunia akan menyakitkan dan bahkan dapat menghancurkan pertumbuhan, tetapi itu harus dilakukan dengan cepat untuk mencegah pertumbuhan harga yang cepat mengakar," kata Kepala Bank Sentral top dunia, ketika mereka berkumpul di konferensi tahunan ECB di Portugal.

Biasanya, emas cenderung bekerja dengan baik pada saat inflasi tinggi, tetapi investor akan khawatir tentang memarkir modal mereka di sesuatu yang tidak menghasilkan apa-apa, Evangelista menambahkan.

 

3 dari 3 halaman

Indeks Dolar

Mengurangi daya tarik emas, indeks dolar melayang di dekat puncak dua dekade terakhir. Ini diprediksi bisa mencatatkan kuartal terbaiknya dalam lebih dari lima tahun, membuat emas yang dihargakan dengan greenback lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

Kinerja Bullion pada kuartal kedua menghapus kenaikan yang dibuat di awal tahun, ketika konflik Ukraina-Rusia mengangkat permintaan untuk safe haven, dengan harga kembali di sekitar level yang mereka mulai tahun 2022 di atas USD 1.800.

Data inflasi zona euro dijadwalkan akan dirilis pada hari Jumat, dan menurut Commerzbank, akan menarik "untuk melihat apakah ECB akan memikirkan kembali sikapnya jika tingkat inflasi ternyata lebih tinggi dari yang diharapkan."