Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 Juni 2022, Antam dan Batik Lebih Murah

Harga emas Pegadaian hari ini bergerak beragam.

Diterbitkan 16 Juni 2022, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Harga emas hari ini yang dijual PT pegadaian (Persero) bergerak beragam. Harga emas Antam dan Antam Batik kompak turun, sedangkan harga emas Retro dan UBS mengalami kenaikan dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Harga emas Pegadaian yang ditawarkan BUMN tersebut terdiri dari berbagai jenis emas seperti emas Antam, Batik Antam, emas Retro dan emas UBS. Dengan ukuran dari terkecil sebesar 0,05 gram hingga 1.000 gram.

Melansir laman Pegadaian, Kamis (16/6/2022), harga emas jenis Antam misalnya, ukuran 1 gram dijual sebesar Rp 1.019.000, turun Rp 2.000 dari sebelumnya yang dibanderol Rp 1.021.000

Kemudian emas UBS ukuran 1 gram dijual Rp 969.000, naik Rp 5.000 dibandingkan hari sebelumnya yang dipatok Rp 964.000.

Masyarakat bisa mengetahui perubahan harga emas Pegadaian melalui laman resminya di www.pegadaian.co.id. Harga emas Pegadaian setiap hari berubah dan menyesuaikan dengan harga pasar emas dunia dan lokal.

Berikut rangkuman harga emas Pegadaian hari ini:

Harga Emas Antam

- 0,5 gram = Rp 562.000

- 1 gram = Rp 1.019.000

- 2 gram = Rp 1.974.000

- 3 gram = Rp 2.935.000

- 5 gram = Rp 4.857.000

- 10 gram = Rp 9.656.000

- 25 gram = Rp 24.010.000

- 50 gram = Rp 47.936.000

- 100 gram = Rp 95.792.000

- 250 gram = Rp 239.203.000

- 500 gram = Rp 478.187.000

- 1000 gram = Rp 956.331.000

 

Harga Emas Retro

- 0,5 gram = Rp 516.000

- 1 gram = Rp 966.000

- 2 gram = Rp 1.912.000

- 3 gram = Rp 2.840.000

- 5 gram = Rp 4.718.000

- 10 gram = Rp 9.378.000

- 25 gram = Rp 23.310.000

- 50 gram = Rp 46.535.000

- 100 gram = Rp 92.987.000

- 250 gram = Rp 232.187.000

- 500 gram = Rp Rp 464.151.000

- 1000 gram = Rp Rp 928.259.000

 

Harga Emas Antam Batik

- 0,5 gram = Rp 634.000

- 1 gram = Rp 1.174.000

- 8 gram = Rp 8.888.000

 

Harga Emas UBS

- 0,5 gram = Rp 517.000

- 1 gram = Rp 969.000

- 2 gram = Rp 1.921.000

- 5 gram = Rp 4.746.000

- 10 gram = Rp 9.441.000

- 25 gram = Rp 23.557.000

- 50 gram = Rp 47.015.000

- 100 gram = Rp 93.993.000

- 250 gram = Rp 234.909.000

- 500 gram = Rp 467.173.000.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Harga Emas Cabut dari Level Tertinggi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Sebelumnya, harga emas hari ini mundur dari level tertingginya setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga AS 0,75 persen. Ini menjadi kenaikan suku bunga acuan tertinggi sejak 1994.

Sedangkan harga emas berjangka AS naik 0,3 persen menjadi USD 1,819.

Dikutip dari CNBC, Kamis (16/6/2022, Analis Senior di Kitco Metals, Jim Wyckoff menyatakan, ketidakpastian mengenai hasil pertemuan FOMC Rabu telah mendorong beberapa minat beli pada logam safe-haven.

Meskipun emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Dengan pelaku pasar hampir sepenuhnya menetapkan harga dalam dua kenaikan 75 basis poin berturut-turut.

"Pasar emas dan risiko sama-sama dapat diatur untuk pemerasan pendek,” kata TD Securities dalam sebuah catatan.

Investor juga mengambil stok data yang menunjukkan penurunan tak terduga dalam penjualan ritel AS pada Mei di tengah rekor harga bensin yang tinggi.

Di temoat lain, harga perak naik 1,8 persen menjadi USD 21,46 per ounce. Sedangkan harga platinum naik 1,3 persen menjadi USD 932,60. Sementara itu, Palladium naik 1,8 persen menjadi USD 1.847,84 per ounce. 

Harga Emas Turun Usai Dolar AS Sentuh Level Tertinggi dalam 20 Tahun

Sehari sebelumnya, harga emas dunia hari ini sedikit tertekan pada perdagangan yang cukup terbatas di hari Selasa. Pelemahan harga emas ini karena nilai tukar dolar AS melanjutkan pendakian dan mencapai level tertinggi dalam 20 tahun. Penguatan dolar AS ini mengikis daya tarik instrumen safe haven seperti emas.

Mengutip CNBC, Rabu (15/6/2022), harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.811,59 per ounce pada pukul 13.54 EDT. Sementara harga emas berjangka AS turun 1 persen ke level USD 1.813,50 per ounce.

"Hal utama yang mendorong emas saat ini adalah antisipasi dari Fed yang sangat agresif dalam hal kenikan suku bunga besok, mengingat data inflasi baru-baru ini," kata analis senior RJO Futures Bob Haberkorn.

Nilai tukar dolar AS naik lebih tinggi terhadap sekeranjang mata uang untuk mencapai level tertinggi baru dalam dua dekade, membuat emas mahal bagi pembeli dengan mata uang di luar dolar AS.

“Secara jangka pendek, ini masih tampak situasi yang sulit bagi emas, tetapi pada akhirnya akan melanjutkan peran safe-haven itu. Sentimen emas hanya perlu melampaui dolar AS yang kuat ini,” kata analis senior OANDA Edward Moya.

Menurut Alat Fedwatch CME, prosentase pelaku pasar yang memperkirakan Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) akan menaikkan suku bunga 75 basis poin melonjak menjadi 96 persen.

Kenaikan seperti itu akan menjadi yang terbesar sejak 1994, meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Data lain menunjukkan indeks harga produsen untuk permintaan akhir yang dirilis Departemen Tenaga Kerja naik 0,8 persen di bulan Mei setelah naik 0,4 persen di bulan Apri. Hal ini sesuai dengan ekspektasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6