Sukses

Sri Mulyani Ingin Recover Together Recover Stronger Tidak Hanya Sekedar Jargon

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia terpilih menjadi presidensi atau tuan rumah untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) atau KTT G20 pada 2022. Dalam Presidensi G20 tersebut, Indonesia mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger".

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap, tema tersebut bukan sekedar jargon belaka. Melainkan bisa benar-benar mengajak seluruh dunia untuk bahu-membahu, saling mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

“Recover Together, Recover Stronger". Saya berharap ini bukan hanya jargon, tetapi sangat memotivasi kita semua, Kita semua di sini untuk dapat bekerja sama dan saya sangat optimis dan saya berharap semua akan memiliki semangat yang sama,” kata Menkeu dalam pertemuan Pertama Tingkat Deputi Keuangan dan Bank Sentral (Finance Track) di Bali, Kamis (9/12/2021).

Menurutnya G20 ini merupakan forum yang sama penting, karena mampu mempengaruhi sebagian besar perdagangan ekonomi global serta investasi.

Tentu dalam forum G20 ini akan dibahas terkait tantangan ekonomi global ke depan. Lantaran saat ini seluruh dunia mengalami pandemi covid-19. Selain itu, pandemi masih mempengaruhi pemulihan ekonomi global secara keseluruhan.

“Kita menghadapi situasi yang masih sangat menantang, karena kita masih dalam situasi pandemi. Dan ini menjadi faktor lain, yang akan mempengaruhi pemulihan ekonomi global secara keseluruhan,” ujarnya.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Membangun Kepercayaan

Di sisi lain, bendahara negara ini melihat saat ini kita dihadapkan dengan kebijakan yang jauh lebih kompleks di sisi makro. Menurutnya, kini ruang fiskal sudah semakin sempit, sisi moneter juga semakin menantang di beberapa negara. Di mana pemulihan mereka disertai dengan tingkat inflasi yang lebih tinggi yang kemudian menciptakan dan situasi kritis.

“Beberapa negara harus mulai mengetatkan kebijakan mereka, yang lain masih perlu mendukung dan kehilangan instrument kebijakannya,” ujar Menkeu.

Menkeu berharap dalam forum ini tidak hanya berdiskusi saja melainkan mampu menghasilkan kebijakan yang dapat membangun kepercayaan bagi dunia global. Oleh karena itu, Indonesia mengusung tema “Recovery Together and Recover Stronger”.