Sukses

Luhut Ajak Semua Kompak Bangun RI: Kasihan Republik Ini Dibohongi Berpuluh Tahun dengan Lip Service

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta sejumlah kementerian dan lembaga bisa kompak dalam upaya mempercepat pengembangan lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Dia menekankan dalam membangun Indonesia menuju lebih baik, perlu kekompakan tim serta kerja dengan sungguh-sungguh. Termasuk menyelesaikan kendala dalam pengembangan pariwisata prioritas di Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Likupang, dan Labuan Bajo.

“Saya terus terang ingin sampaikan kepada Anda, mungkin saya paling senior di ruangan ini. Ayo kita bangun indonesia dengan kompak, dengan sungguh-sungguh, tak bisa dengan lip service ketawa ini a u a u, tapi kita gak kerja gak ada gunanya itu. Kasihan republik ini kita bohongin berpuluh-puluh tahun dengan lip service saja,” tegasnya dalam Rakornas Percepatan Pengembangan 5 DPSP, Rabu (1/12/2021).

Terkait kekompakan tim ini, kata Luhut, sebagai tim tentu perlu ada yang saling mengingatkan dan tidak melihat ada kekurangan atau kelebihan semata dari pihak lain.

“Karena mencari kekurangan itu paling mudah, mengkritik itu paling mudah, tapi bagaimana kita mengeksekusi dan mengawasi, itu kuncinya,” kata dia.

Kekompakan tim ini dibahas dalam rangka penyelesaian sejumlah masalah dalam pengembangan lima DPSP yang tengah digenjot pemerintah.

Pada awal pemaparannya, ia pun menyinggung terkait pembangunan G Land Banyuwangi untuk segera dibangun. Pasalnya dari temuan, konsentrasi wisatawan mancanegara maupun domestik masih menumpuk di Bali.

“Kemarin untuk G Land di Banyuwangi saya dorong juga supaya itu jadi jadi towernya, akhirnya kemarin kita sepakat dengan menteri Basuki. G Land towernya itu harus dibangun tahun depan, sehingga demikian pada bulan April tahun depan, Surfing League itu akan bisa main di sana," kata dia.

Menurut dia hal-hal kecil tersebut yang memiliki dampak besar. "Jadi kalau kita tidak bisa detail memeriksa satu persatu percuma saja, nanti kita hanya omong omong omong saja, tidak ada gunanya,” kata dia.

 

2 dari 2 halaman

Pemerataan Pembangunan

Menko Luhut mengatakan jika sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, lima DPSP ditetapkan sebagai perwujudan pemerataan pembangunan dan perekonomian melalui sektor pariwisata.

Dalam mengejar hal ini, percepatan harus dilakukan, pasalnya, dalam evaluasi yang dilakukan telah mendapati sejumlah kemajuan. Namun, ia menyoroti masih lebih banyak yang bisa dilakukan pihak terkait.

“Sekali lagi, kalau kita sungguh-sungguh melakukan ini, dan harus kita kerjakan dengan hari, gak bisa kita selesaikan begitu saja, dan detail kita melaksanakannya,” kata dia.