Sukses

Indonesia Bakal Jadi Negara Maju di 2045, Apa Strategi Pemerintah?

Liputan6.com, Jakarta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membocorkan empat tips untuk mewujudkan Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap) di 2045 mendatang.

Sri Mulyani menyebut, untuk mewujudkan target besar tersebut Indonesia membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, infrastruktur yang bagus, birokrasi yang mumpuni, hingga regulasi yang baik.

"Insya Allah di 2045 pada saat kita nanti merayakan sebagai Indonesia merdeka 100 tahun kita bisa terhindar dari middle income trap atau perangkap pendapatan kelas menengah. Dan itu membutuhkan kualitas SDM, infrastruktur yang bagus, birokrasi yang mumpuni, serta regulasi yang baik," tegasnya dalam webinar Analisis Lingkungan Ekonomi dan Bisnis Terhadap Disrupsi di Sektor Transportasi, Jumat (8/10).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mencontohkan, khusus untuk penyediaan SDM bisa ditempuh melalui peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Sebab, kata Sri Mulyani, pendidikan yang berkualitas mampu melahirkan SDM yang unggul.

"Ini untuk perekonomian terus bisa meningkat, apalagi Indonesia yang memiliki aspirasi untuk menjadi negara maju membutuhkan kualitas SDM yang makin baik," terangnya.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Pesan Sri Mulyani ke Generasi Muda

Selain itu, untuk mewujudkan SDM yang berkualitas dia juga meminta generasi mudah Indonesia agar tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Tujuannya agar siap melanjutkan tongkat estafet pembangunan bangsa.

"Maka kita perlu untuk menjaga momentum pembangunan (SDM). Sehingga, kita bisa terhindar dari perangkap middle income trap atau perangkap pendapatan kelas menengah," tutupnya.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS