Sukses

Kick Off Finance Track G20 Indonesia Dimulai akhir Desember 2021

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 akan melanjutkan agenda-agenda finance track dari presidensi Italia Tahun 2021. Dimana peralihan presidensi Italia kepada Indonesia akan dilakukan di akhir 2021.

“Saya ingin menyampaikan bahwa karena Indonesia melanjutkan presidensi dari Italia, maka kita akan juga mendapatkan topik-topik yang sudah menjadi topik utama yang dikawal oleh Presidensi Itali,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Menuju Presidensi G20 Indonesia tahun 2022, Selasa (14/9/2021).

Agenda pertama, mengenai dukungan Global untuk semua negara-negara miskin dan rentan yang terdampak covid-19 melalui special drawing right (SDR) allocation juga fasilitas pembiayaan dari multilateral Development Bank, serta restrukturisasi utang dan dukungan lain bagi negara-negara miskin.

Kedua, presidensi itali mengangkat mengenai investasi dibidang infrastruktur terutama di sisi pembiayaan dan transformasi dari munculnya infrastruktur digital. Kata Menkeu, Indonesia akan tetap meneruskan topik-topik ini di dalam presidensi Itali terutama di finance track.

Ketiga, presiden Itali juga mengangkat isu agenda keuangan berkelanjutan, yaitu terutama menyangkut bagaimana negara-negara bisa mentransformasikan ekonominya dalam mendukung agenda climate change secara adil dan affordable atau keterjangkauan.

“Karena semua negara menginginkan untuk ikut berpartisipasi tapi kemampuan keuangannya akan berbeda-beda, dan ini sangat relevan di Indonesia karena Indonesia memiliki sumber energi yang non renewable yang nanti akan menjadi sorotan namun kita memiliki kepentingan untuk menjaga dna melakukan transformasi yang baik sehingga tidak ada yang dirugikan,” jelasnya.

Keempat, Presidensi Indonesia akan meneruskan presidensi Italia yang membahas soal penguatan regulasi keuangan dalam rangka mengembangkan sistem keuangan digital yang akan masuk dalam pembahasan finance track

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

28 Pertemuan

Di samping itu, Finance track presidensi G20 tahun 2022 di Indonesia rencananya akan ada 28 pertemuan. Sebagaimana yang disampaikan Menteri Luar negeri, untuk finance track akan memulai kick off meetingnya pada bulan desember 2021 ini, dimana presidensi Itali akan di take over menjadi presidensi Indonesia.

“Kami dan Gubernur Bank Indonesia akan mempost take over pada bulan desember 2021,” imbuhnya.

Adapun dari 28 pertemuan ini terdiri dari 6 pertemuan tingkat Menteri sepanjang tahun 2022, 4 pertemuan tingkat deputi, 16 pertemuan tingkat working group, dan 2 pertemuan internasional seminar.

“Jadi 28 pertemuan untuk finance track saja, untuk keseluruhan G-20 akan ada 150 pertemuan dari keseluruhan dari pertemuan yang akan diadakan,” pungkasnya.