Sukses

Siap-Siap, Formasi CPNS 2021 Diumumkan Maret Ini

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah tengah mempersiapkan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Proses perekrutan akan dimulai dengan penetapan formasi pada Maret ini.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) akan segera mengadakan rapat koordinasi untuk mematangkan rencana tersebut. Namun, pihak instansi untuk sementara belum bisa memberikan rincian kapan CPNS 2021 akan dibuka.

"Sebentar lagi akan ada rapat koordinasi untuk memberikan informasi mengenai hal ini," kata Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Teguh Widjinarko kepada Liputan6.com, Selasa (2/3/2021).

Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku instansi penyelenggara CPNS 2021 pun belum bisa memaparkan rincian, kapan dan berapa jumlah pasti formasi yang bakal dibuka.

"Nanti kalau formasi CPNS sudah keluar pasti kita sebarluaskan ke media," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama BKN Paryono kepada Liputan6.com.

Adapun penetapan formasi CPNS 2021 pada Maret ini memang telah terjadwal dalam Peraturan Pemerintah (PP) terkait dengan pengadaan aparatur sipil negara (ASN) atau PNS.

"Jadi mau tidak mau kita harus memenuhi jadwal tersebut. Kecuali jika ada hal lain yang menjadi pertimbangan pemerintah," ungkap Teguh Widjinarko beberapa waktu lalu.

 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 3 halaman

Proses Pendaftaran

Pasca penetapan formasi, jadwal CPNS 2021 akan dilanjutkan pada proses pendaftaran yang dibuka pada April-Mei 2021. Setelah dilakukan pendaftaran, tahap seleksi akan dimulai pada Juni 2021.

"Rincian angka detailnya akan diumumkan kemudian," sambung Teguh.

Teguh melanjutkan, saat ini Kementerian PANRB juga sudah memperoleh pertimbangan teknis dari Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait penyediaan anggaran untuk seleksi CPNS 2021.

"Pada intinya menteri keuangan setuju dengan usulan rencana kebutuhan ASN tahun 2021. Kementerian PANRB sampai saat ini masih menunggu pertimbangan teknis selanjutnya, yaitu pertimbangan teknis dari BKN," tuturnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: