Sukses

Masyarakat Diminta Tak Takut Gunakan Transportasi Umum di Masa Pandemi

Liputan6.com, Jakarta - Enesis Group meluncurkan kampanye #EnesisSafeTravel untuk mendukung program pemerintah dalam memperkuat protokol kesehatan di masa pandemi.

Kampanye #EnesisSafeTravel ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat kembali melakukan perjalanan menggunakan transportasi publik seperti sedia kala tanpa rasa takut dengan mematuhi protokol kesehatan di era new normal di masa pandemi ini.

Sebelumnya, Enesis Group melalui Yayasan Enesis Indonesia telah mengedukasi masyarakat bersama dengan PT Kereta Commuter Indonesia, dengan membagikan health kit kepada para penumpang di Stasiun Kota, Jakarta di peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Kali ini, Yayasan Enesis Indonesia berkolaborasi dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dengan menyediakan healthy kit berupa (Masker, Antis Hand Sanitizer, Plossa minyak aromaterapi eucalyptus, Amunizer Vitamin C 1000mg, Disinfectant Kispray, Adem Sari Vit C Tinggi dan minuman Scrubber untuk menjaga kesehatan usus).

"Paket kesehatan yang lengkap ini diberikan sebagai salah satu bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat yang masih harus beraktivitas sehari-hari di tengah pandemi ini, sekaligus perisai untuk melindungi dan menjaga daya tahan tubuh, terutama bagi mereka yang berada di garda depan transportasi public seperti petugas Transjakarta dan juga pelanggan Transjakarta," ujar Ketua Yayasan Enesis Indonesia Elkana Lewerissa dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

Penyerahan secara simbolis diberikan kepada Direktur Eksekutif Transformasi Perusahaan Transjakarta, Bapak Iwan Hartawan oleh Chief Sales & Marketing Enesis Group, Bapak Ryan Tirta Yudhistira di Halte Harmoni, Jakarta.

Chief Sales & Marketing Enesis Group Ryan Tirta Yudhistira mengatakan bahwa kampanye #EnesisSafeTravel merupakan umbrella campaign Enesis yang mana produk-produk Enesis ini bisa menjadi one stop solution untuk kesehatan bersama.

"Transportasi publik merupakan salah satu area yang rentan terjadi penyebaran virus corona, maka dari itu kita ingin memberikan perlindungan ekstra dengan memberikan healthy kit. Khusus untuk Transjakarta, kami memberikan healthy kit ini kepada para petugas sebagai apresiasi kepada mereka sebagai salah satu garda terdepan yang melayani masyarakat dan juga pelanggan Transjakarta.

Direktur Eksekutif Transformasi Perusahaan Transjakarta Iwan Hartawan menyambut baik dengan adanya apresiasi dari Yayasan Enesis Indonesia kepada insan Transjakarta dengan memberikan healthy kit kepada petugas, dikarenakan pada sejak PSBB awal hingga saat ini insan Transjakarta berada di garda terdepan dalam memberikan layanan transportasi kepada warga masyarakat DKI.

“Bantuan yang diberikan ini merupakan kepedulian yang dapat dijadikan contoh baik untuk perusahaan lain agar bersama berupaya menekan angka penularan COVID-19 dan harapannya tentu masa pandemi ini berakhir dan kita semua dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala," kata dia.

"Transjakarta merupakan salah satu layanan transportasi publik andalan yang tetap aktif dalam melayani masyarakat selama masa pandemi di DKI Jakarta, tentunya selaras dengan kampanye Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengenai protokol kesehatan yaitu 3M, untu k membiasakan masyarakat baik petugas maupun pelanggan Transjakarta dalam beraktivitas untuk menerapkan protokol kesehatan di transportasi publik terutama Transjakarta," tutup Iwan Hartawan.

2 dari 4 halaman

Kemenhub Ajak Masyarakat Lebih Sering Gunakan Transportasi Umum

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, mengajak masyarakat agar mengubah pola pikirnya untuk beralih menggunakan transportasi umum daripada transportasi pribadi.

“Kita harapkan adalah perubahan mindset dan perubahan suatu culture di masyarakat kita termasuk di pemerintah, dan pemerintah daerah,” kata Budi dalam Busworld SouthEast Asia Webinar Series Session 1, Rabu (18/11/2020).

Kata Budi jika dari Pemerintah pusat sudah berupaya untuk terus menata transportasi yang baik dan nyaman bagi masyarakat. Namun kebijakan di daerahnya tidak diimbangi dengan suatu policy untuk mengarah yang sama kebijakannya dengan Pemerintah Pusat.

“Karena memang beda persepsinya menyangkut apa yang kita lakukan adalah melakukan regulasi kemudian dibawah di pemerintah daerah ada aspek menyangkut masalah pajak dan sebagainya,” katanya.

Dengan demikian ia mengajak masyarakat Indonesia harus meninggalkan mindset lama penggunaan kendaraan pribadi yang nyaman tapi terbukti menimbulkan dampak yang buruk di berbagai sektor.

“Memang masyarakat kita terbiasa instan ingin keluar langsung ada sepeda motor atau mobil untuk menuju ke sasaran.  Nah yang kita harapkan transportasi umum itu menjadi backbone sebuah kota,” ungkapnya.

Sehingga transportasi umum harus dibangun dan sejalan dengan ini Kementerian Perhubungan sudah menggandeng beberapa konsultan termasuk pakar, untuk bagaimana kita mengembangkan dan membangun sarana dan prasarana di beberapa kota besar di Indonesia.

“Kita bangun sarananya, kita bangun prasarana sehingga masyarakat mulai melirik atau kita mendorong masyarakat untuk meninggalkan kendaraan pribadinya kemudian ada shifting kepada angkutan umum,” pungkasnya.    

3 dari 4 halaman

Infografis Protokol Kesehatan Vaksin Terbaik

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: