Sukses

Rupiah Tertekan Imbas Penguatan Dolar AS

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada Selasa pekan ini. Penguatan dolar AS mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini.

Mengutip Bloomberg, Selasa (22/9/2020), rupiah dibuka di angka 14.700 per dolar AS, sama jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya. Pada pukul 10.13 WIB, rupiah berada di 14.760 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.700 per dolar AS hingga 14.762 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 6,45 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.782 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.723 per dolar AS.

"Penguatan dolar AS yang tajam terhadap mata uang yang lebih berisiko, bisa berlanjut pagi ini di pasar Asia," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra seperti dikutip dari Antara, Selasa (22/9/2020).

Menurut Ariston, penguatan dolar AS menyusul pelemahan indeks saham global pada Senin (21/9) kemarin karena berbagai kekhawatiran seperti mengenai kemungkinan lockdown kembali karena kenaikan kasus positif COVID-19 di beberapa negara Eropa.

Kekhawatiran lainnya yaitu paket stimulus fiskal AS yang masih belum keluar untuk menopang pemulihan ekonomi di Amerika.

"Rupiah berpotensi berbalik melemah hari ini," ujar Ariston.

 

2 dari 2 halaman

Prediksi Rupiah

Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.650 per dolar AS hingga Rp14.800 per dolar AS.

Pada Senin (21/9) lalu, rupiah ditutup menguat 35 poin atau 0,24 persen menjadi Rp14.700 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.735 per dolar AS.