Sukses

Evakuasi Warganya, Korsel Pakai Pesawat Buatan Indonesia CN235

Liputan6.com, Jakarta Menyebarnya Virus Corona hingga ke kapal pesiar Diamond Princess, membuat jajaran pemerintah di beberapa negara melakukan tindakan penyelamatan bagi warganya. Termasuk pemerintah Indonesia yang menyatakan bahwa terdapat 3 WNI yang terpapar virus corona di kapal pesiar tersebut.

Berbagai tindakan segera dilakukan untuk melakukan evakuasi bagi warga yang terpapar virus tersebut. Selain Indonesia, pemerintah Korea Selatan pun ikut melakukan tindakan evakuasi terhadap warganya yang berada di kapal pesiar yang bersandar di Jepang itu.

Hal yang menjadi perhatian adalah pesawat terbang yang digunakan pemerintah Korea Selatan untuk menjemput enam warganya di Jepang ternyata buatan Indonesia.

Terlihat pemerintah Korea Selatan menggunakan pesawat CN235 buatan PT Dirgantara Indonesia untuk mengevakuasi enam warganya di Jepang dari kapal pesiar Diamond Princess yang terpapar Virus Corona, seperti terlihat dari postingan instagram milik PT Dirgantara Indonesia, Rabu (19/2/2020).

 

 

 

 

 

 

2 dari 2 halaman

Spesifikasi

Pesawat CN235 merupakan pesawat terbang yang diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia. Spesifikasi dari pesawat CN235 MPA KCG antara lain dilengkapi dengan Search radar, Flir, ESM, IFF interrogator, tactical navigation, tactical computer system, camera, bubble dan window, dan pesawat tersebut bermesin sepasang, yakni Engine CT7-9C yang masing-masing berkekuatan 1750 daya kuda (Shp).

Korea Selatan tercatat sejak tahun 1994 telah menggunakan dua skuadron pesawat CN235 yang dipesan dari Indonesia untuk memperkuat angkatan udaranya.

Pesawat terbang buatan anak bangsa ini sudah menembus 285 unit pesawat di dunia. Di antaranya merupakan pesawat yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia, berjumlah 68 unit pesawat.

Sejumlah negara selain Korea Selatan yang turut menggunakan pesawat ini di antaranya Malaysia, Uni Emirat Arab, hingga Turki. Bahkan CN235 di pakai VIP di Malaysia dan Korea untuk wakil presiden.

 

Reporter : Helena Yupita

Loading