4 Desa di Halmahera Barat Merdeka dari Gelap

Secara total kini tersisa 58 desa dari total 692 desa yang akan segera PLN listriki di Pulau Halmahera dan Morotai.

Diterbitkan 16 Agustus 2019, 19:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Empat desa di Kabupaten Halhamera Barat Provinsi Maluku Utara mendapat sambungan listrik. Hal tersebut merupakan kado Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 dari PT PLN (Persero) untuk penduduk Halmahera.

Empat desa di Kabupaten Halhamera Barat, Provinsi Maluku Utara yang resmi dilistriki oleh PLN menjelang Hari Kemerdekaan RI ke-74 adalah Desa Sasur, Desa Sasur Pantai, Desa Goro-Goro di Kecamatan Sahu serta Desa Tabobol di Kecamatan Ibu Selatan.

Manager PLN Unit Pelakasana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Sofifi Yusrizal mengatakan, dengan adanya aliran listrik desa-desa tersebut, maka kini tersisa 15 desa yang akan segera kami listriki di Kabupaten Halmahera Barat. Hal ini juga merupakan salah satu kerja nyata dan pelayanan dari PLN, untuk terus menghadirkan listrik bagi kehidupan masyarakat.

"Secara total kini tersisa 58 desa dari total 692 desa yang akan segera kami listriki di Pulau Halmahera dan Morotai," kata Yusrizal, di Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Menurutnya, keberhasilan dalam melistriki keempat desa tersebut tidak terlepas dari adanya sinergi antara Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Barat, PLN serta masyarakat desa. Sebab akses menuju Desa Sasur yang tidak bisa ditempuh dengan jalur darat, kemudian dilakukan pembangunan akses jalan oleh Pemda Halmahera Barat sehingga PLN dapat membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 25,75 kms.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Jaringan Tegangan rendah

Selain itu, PLN juga membangun Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 2,5 kms, 1 buah Trafo Distribusi kapasitas 100 kVA dan 3 buah Trafo Distribusi kapasitas 50 kVA.

Bupati Halmahera Barat Danny Missy mengapresiasi upaya PLN yang telah berhasil melistriki keempat desa tersebut, diharapkan dapat membantu mendorong peningkatan kegiatan usaha masyatakat serta kegiatan sehari-hari.

"Pemerintah daerah (Pemda) juga akan membantu terkait dengan biaya pasang baru dan instalasinya, agar bisa menggunakan Dana Desa sehingga tidak membebani masyarakat," tandasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6