Sukses

Menhub Izinkan Maskapai Terapkan Bagasi Berbayar Mulai Selasa Besok

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mempersilakan maskapai untuk mulai menerapkan bagasi berbayar pada 22 Januari 2019, besok. Salah satu maskapai yang siap untuk menerapkan hal tersebut yaitu Lion Air.

Budi mengungkapkan, bagasi berbayar ini telah dilakukan sosialisasi selama 2 pekan. Hal ini dinilai sudah cukup sehingga diperbolehkan untuk mulai menerapkan kebijakan ini.

"Karena memang sesuai regulasi dan sudah dilakukan sosialisasi selama 2 minggu, ya memang musti berlaku," ujar dia di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Senin (21/1/2019).

Budi juga menilai, maskapai yang akan menerapkan kebijakan ini sudah melakukan persiapan secara baik. Salah satunya soal antrean check-in untuk bagasi. "(Persiapan maskapai?) ‎Sudah baik," tandas dia.

Sebelumnya, Budi Karya menyebutkan, aturan kargo atau bagasi berbayar yang kini diterapkan sejumlah maskapai penerbangan berbiaya rendah atau Low Cost Carrier (LCC) bisa menyelematkan keuangan pihak perseroan.

Dia mengatakan, kondisi industri penerbangan tengah menghadapi situasi yang dinilainya sulit. Selain itu, beberapa waktu lalu juga Indonesia National Air Carrier Association (INACA) baru saja memutuskan untuk menurunkan tarif tiket pesawat untuk rute domestik.

"Secara industri, memang ada usulan-usulan yang konstruktif sekaligus menjawab mengenai kargo. Pengurangan kargo itu dalam upaya agar tarif LCC bisa dipertahankan," jelas dia.

Adapun per 8 Januari 2019, dua maskapai berbiaya rendah yakni Lion Air dan Wings Air resmi menghapus ketentuan layanan bagasi gratis (Free Baggage Allowance/FBA) bagi para penumpangnya. Dalam aturan tersebut, penumpang dibatasi barang bawaan maksimal seberat 7 kg ke dalam bagasi kabin, untuk selebihnya dikenai tarif tambahan.

Kebijakan serupa rencananya bakal diikuti oleh maskapai penerbangan LCC lain, Citilink, yang akan memberlakukan pengenaan tarif bagi penerbangan domestik.

Di sisi lain, seluruh maskapai nasional yang tergabung dalam INACA juga telah sepakat menurunkan harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik sejak Jumat, 11 Januari 2019. Penurunan tiket sendiri berkisar antara 20-60 persen.

Lebih lanjut, Budi Karya menyatakan, pengenaan tarif pada angkutan bagasi ini dapat memberi masukan biaya bagi maskapai LCC diluar harga tiket pesawat yang telah diturunkan.

"Nah ini untuk mensubsidi murahnya (tiket) mereka. Jadi kalau mereka bawa kargo, maka harus menanggung itu," pungkas dia.

2 dari 7 halaman

Cek Tarif Bagasi Berbayar di 5 Maskapai, Mana yang Termurah?

Untuk diketahui, harga tiket pesawat sedang naik jadi bahan perbincangan masyarakat Indonesia karena terjadi fluktuasi harga. Di luar kenaikkan harga tiket, ada pula isu bagasi yang tengah menjadi perbincangan.

Isu dimulai dari langkah Lion yang ingin menghapus bagasi gratis, kemudian diikuti oleh maskapai Citilink. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengkritik langkah tersebut karena dianggap trik menaikkan tiket dari maskapai Low-Cost Carrier (LCC).

Membahas bagasi, sebetulnya berapa harga kelebihan bagasi tiap maskapai? Berdasarkan informasi dari maskapai yang dirangkum Liputan6.com, berikut perbandingan kelebihan bagasi 5 maskapai.

3 dari 7 halaman

1. Sriwijaya Air

Sriwijaya Air memberikan bagasi gratis untuk kelas ekonomi seberat 20 kilogram untk bookingtiket sebelum akhir Januari. Sesudanya bagasi gratis yang tersedia adalah 10 kilogram (kg).

Misal, penumpang yang  memiliki kelebihan hingga 20 kg, maka yang harus dibayar hanya 10 kg. Maksimal kelebihan bagasi adalah 64 kg yang kemudian dibagi menjadi dua kali masing-masing 32 kg, demikian penjelasan Call Center Sriwijaya Air ketika dihubungi Liputan6.com.

Sebagai gambaran, kelebihan bagasi dari Jakarta ke Makassar adalah Rp 45 ribu per kg. Lalu, Jakarta ke Manado via Ujungpandang dan Ternate, Rp 96 ribu per kg.

Sriwijaya Air juga responsif di akun Twitternya dalam menjawab kelebihan bagasi. Klik di siniuntuk berkunjung ke akun Sriwijaya Air. 

4 dari 7 halaman

2. Citilink

Maskapai Citilink secara detail menampilkan biaya bagasi per kg berdasarkan durasi penerbangan. Namun, ada perbedaan antara biaya melalui konter check in dan situs resmi perseroan

Misal, bagasi lebih untuk penerbangan kurang dari 59 menit seharga Rp 15 ribu per kg melalui konter, namun bila melakukannya lewat situs maka menjadi 40 ribu (5 kg) dan 80 ribu (10 kg).

Selengkapnya, klik di sini untuk membandingkan harga kelebihan bagasi di Citilink.

 
5 dari 7 halaman

3. AirAsia

AirAsia memberikan kemudahan luar biasa bagi penumpang dalam membandingkan harga kelebihan bagasi.

Cukup klik di sini, dan bandingkan harga kelebihan bagasi sebelum dan setelah booking, lengkap dengan ketentuan alat olahraga. Tinggal masukan data bandara keberangkatan dan tujuan.

Misal, Jakarta ke Bali memberikan gratis bagasi untuk 15 kg. Lalu menjadi Rp 88 ribu pada berat 20 kg dan seterusnya. Maksimal kelebihan adalah 40 kg. 

6 dari 7 halaman

4. Batik Air

Saat Liputan6.com menghubungi bagian layanan penumpang Batik Air, dijelaskan bahwa maksimal kelebihan bagasi di Batik Air adalah 30 kg. Sebagai gambaran, bagi rute Jakarta ke Manado mencapai Rp 300 ribu. Jakarta ke Surabaya mencapai Rp 480 ribu. Jakarta ke Bali Rp 570 ribu.

Penumpang bisa menghubungi kontak Batik Air untuk meminta informasi lebih lanjut. Klik di siniuntuk info dan kontak mengenai bagasi di Batik Air. 

7 dari 7 halaman

5. Lion Air

Lion Air akan meniadakan bagasi gratis mereka. Sebelumnya sempat beredar harga bagasi Lion Air untuk penerbangan tiga jam.

Mulai 8 Januari, harga bagasi tambahan 5 kg menjadi Rp 155 ribu, lalu tiap kelipatan 5 kilogram akan terus bertambah hingga mencapai Rp 930 ribu di angka 30 kg.  

Loading
Artikel Selanjutnya
Runway 3 Bandara Soetta Diresmikan, Apa Saja Keuntungannya?
Artikel Selanjutnya
Direksi Baru Garuda Indonesia Diminta Selesaikan Beban Masa Lalu