Sukses

Lewati Target, Tabungan Emas Pegadaian Tembus 3 Ton

Liputan6.com, Jakarta PT Pegadaian (Persero) mencatatkan tabungan emas mencapai tiga ton hingga kuartal III-2018. Angka ini melampaui dari target yang sebelumnya dipatok hanya 1,5 ton hingga akhir 2018.

"Tabungan emas kita di masyarakat sudah tiga ton lebih dan kemudian target untuk tahun ini sendiri 1,5 ton sudah lewat," kata Direktur Utama Pegadaian Sunarso di Jakarta, Kamis (7/11/2018).

Sunarso sendiri tidak menyangka jumlah total tabungan emas pada kuartal III-2018 dapat mencapai sebanyak tiga ton. Padahal dirinya hanya memperkirakan hanya 1,8 ton. Sedangkan jumlah nasabah tabungan emas sendiri tercatat sebanyak 1,4 juta orang.

"Karena target kita itu sebenarnya 1,8 ton sekarang. Berarti sebenarnya antusias masyarakat untuk menabung emas itu cukup tinggi," katanya.

Diketahui, Pegadaian membukukan laba bersih kuartal III-2018 sebesar Rp 1,980 triliun atau tumbuh 6,39 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun pertumbuhan ini didorong pendapatan sebesar Rp 7,540 triliun dan turunnya beban usaha menjadi Rp 5,018 triliun.

Adapun posisi pinjaman yang disalurkan (outstanding loan) hingga September 2018 juga tercatat sebesar Rp 39,684 triliun. Angka itu meningkat dibandingkan dengan periode yang sama 2017 sebesar Rp 36,360 triliun.

"Keuangan kami cukup likuid dan makin efisien. Pegadaian masih akan terus fokus di sektor mikro, hampir 90 persen nasabah kami di sektor itu. Pegadaian harus terus meningkatkan social value dari BUMN," jelas dia.

 

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

 

2 dari 2 halaman

Incar Nasabah Milenial, Pegadaian Kembali Buka The Gade Coffee

PT Pegadaian (Persero) kembali membuka The Gade Coffee & Gold, yang kini berlokasi di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta Pusat. Sebelumnya, perseroan juga telah membuka 18 gerai The Gade Coffee & Gold di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama PT Pegadaian, Sunarso mengatakan, peluncuran ini merupakan upaya Pegadaian untuk terus melakukan inovasi dalam memenuhi kebutuhan gaya hidup anak muda yang mendominasi segmen nasabahnya.

"Kita harus mengubah image Pegadaian melalui penampilan kantor-kantor. Selama ini kantornya itu tempat yang bagus dan besar-besar. Tapi kan kesannya bahwa Pegadaian itu nasabahnya orang-orang zaman dulu, kemudian maka kita ingin (mentranformasikan) faktanya 68 persen nasabah Pegadaian milenial," kata Sunarso saat peluncuran The Gade Coffee & Gold di Kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

Sunarso mengatakan, melalui The Gade Coffee & Gold ini diharapkan dapat mengajak generasi milenial dan semua karyawan Perseroan yang belum menjadi nasabah agar agar menjadi nasabah aktif Pegadaian. Apalagi Perseroan saat ini telah menargetkan sebanyak dua juta nasabah dari usia milenial.

"Kami menargetkan pada tahun 2018 nasabah Pegadaian naik 2,5 juta orang. Jika tahun 2017 kami melayani sebanyak 9,5 juta maka tahun 2018 meningkat menjadi 11,5 juta orang," imbuh dia.

Suranso menambahkan, hingga saat ini terdapat puluhan outlet lainnya yang sedang dalam proses pembangunan dan direncanakan akhir tahun sudah bisa beroperasi semua melayani seluruh provinsi di seluruh Indonesia.

"Kami ingin memperkenalkan berbagai produk yang bisa digunakan segmen muda, termasuk Gadai Prima atau Pinjaman tanpa bunga," tambah Sunarso.

Adapun peluncuran The Gade Coffee & Gold ini, Pegadaian mengemas dengan konsep urban lifestyle yang dipadupadankan dengan nuansa coffeeshop yang sedang hangat di kalangan anak muda kekinian.

"Budaya minum kopi kini menjadi bagian dari gaya hidup urban, peluncuran The Gade merupakan bentuk semangat transformasi Pegadaian untuk selalu berinovasi, beradaptasi dan menjadi bagian dari setiap jejak perubahan preferensi masyarakat," pungkasnya.

Artikel Selanjutnya
Pegadaian Raup Laba Bersih Rp 1,98 Triliun di kuartal III-2018
Artikel Selanjutnya
Incar Nasabah Milenial, Pegadaian Kembali Buka The Gade Coffee