Sukses

Harga Emas Turun dari Posisi Tertingginya

Liputan6.com, New York Harga emas beringsut lebih rendah pada hari ini. Investor mengambil keuntungan dari lonjakan harga baru-baru ini untuk meraih keuntungan.

Melansir laman Reuters, Jumat (26/10/2018), harga emas di pasar Spot turun 0,42 persen menjadi USD 1.228,85 per ounce. Pada hari Selasa harga emas melebihi posisi tertinggi dalam tiga bulan USD 1.239,68 per ounce.

Hal ini dipicu aksi jual pasar global yang memacu minat pada logam mulia. Emas dianggap sebagai penyimpan nilai yang lebih aman selama masa ketidakpastian politik dan keuangan.

Sementara harga emas berjangka AS naik 0,04 persen menjadi USD 1.231,6 per ounce.

"Emas berhenti untuk mengambil napas dan mungkin berkonsolidasi untuk langkah selanjutnya yang mungkin lebih tinggi. Beberapa investor spekulatif akan berada dalam posisi untuk mengambil untung," kata Analis Mitsubishi, Jonathan Butler.

Dia memperkirakan harga emas akan berada pada beberapa posisi resistensi sekitar USD 1.240. "Tingkat signifikan berikutnya adalah penghalang psikologis di USD 1.250," tambahnya.

Harga emas telah naik lebih dari 3 persen sepanjang bulan ini, di jalur untuk memecahkan penurunan beruntun dalam enam bulan, yang terakhir terlihat pada periode Agustus 1996-Januari 1997.

Saham Eropa berusaha untuk rebound pada hari Kamis setelah Wall Street mengalami hari terburuk sejak 2011.

Tapi saham global berada di jalur untuk bulan terburuknya, sejak krisis keuangan satu dekade lalu karena investor menjadi semakin gugup tentang harga saham yang tinggi, kenaikan suku bunga lebih cepat di Amerika Serikat dan perang perdagangan China-AS yang sedang berlangsung.

"Kelemahan ekuitas lebih lanjut kemungkinan akan menarik peserta ke dalam kompleks berharga selama jangka pendek," pedagang di MKS PAMP mengatakan dalam sebuah catatan.

Mereka menambahkan bahwa harga emas juga bisa bergerak lebih tinggi jika investor spekulatif yang dalam beberapa bulan terakhir menaikkan taruhan pada harga yang lebih rendah dipaksa untuk meninggalkan posisi mereka.

 

2 dari 2 halaman

Harga Logam Lainnya

Pasar akan mengawasi perubahan dalam panduan kebijakan atau nada pada pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa pada Kamis. Ini seiring pertikaian antara Italia dan Uni Eropa sekali lagi membuat investor gugup.

Tanda lain meningkatnya minat emas adalah aliran masuk yang lebih tinggi ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa emas terbesar di dunia, SPDR Gold Trust.

Dalam logam mulia lainnya, harga paladium turun 2 persen menjadi USD 1,103.30 per ounce, melayang jauh dari rekor tertinggi USD 1.150,50 per ounce pada hari Selasa.

Harga Perak naik 0,13 persen menjadi USD 14,62 per ounce, dan platinum naik 0,05 persen ke posisi USD 827,10 per ounce.

Artikel Selanjutnya
Harga Emas Antam Stabil di Posisi Rp 678 Ribu per Gram
Artikel Selanjutnya
Harga Emas Merosot dari Level Tertinggi dalam 3 Bulan