IHSG Bakal Perkasa di Awal Pekan

Gerak IHSG akan berada di zona hijau usai menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Diterbitkan 10 September 2018, 06:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berada di zona hijau usai menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Kepala Riset Koneksi Capital Alfred Nainggolan mengatakan, penguatan IHSG pada hari ini memang ditentukan pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu. "Gejolak nilai tukar rupiah seperti dilihat kini semakin membaik ditandai dengan menguatnya nilai tukar. IHSG bakal melanjutkan penguatan," tuturnya kepada Liputan6.com, Senin (10/9/2018).

Lebih lanjut, Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi Taulat meramalkan, IHSG berpotensi menguat tipis. Lanjar menilai, intervensi pasar yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) berhasil menjaga volatilitas mata uang rupiah.

"Melihat prospek pemerintah terhadap intervensi rupiah memberikan napas bagi laju IHSG. Hari ini saya kira bakal menguat tipis dengan proyeksi pada rentang 5.830-5.910," paparnya.

Saham pertambangan berorientasi ekspor hingga perbankan menjadi rekomendasi Lanjar pada hari ini. Saham-saham tersebut antara lain PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Elnusa Tbk (ELSA), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI).

Kemudian ia juga memilih saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT PP (Persero) Tbk (PTPP), serta tak lupa PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM).

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • Prediksi IHSG