Ingin Rekrut Pegawai dengan Tepat? Ajukan 2 Pertanyaan Ini

Manajemen perusahaan juga perlu membantu para pegawai mengembangkan kemampuan dan keahlian.

Diterbitkan 31 Maret 2016, 12:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menjalankan sebuah perusahaan diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang tepat. Bila tidak mempekerjakan seseorang tepat dapat berdampak bagi kinerja perusahaan.

Karena itu, saat merekrut seseorang bukan hanya berpikir mencari calon pekerja tetapi juga ada harapan agar calon pekerja itu memenuhi syarat untuk pekerjaan tersebut.

CEO Thalmic Labd Stephen Lake menuturkan, pihaknya tidak hanya menemukan orang tepat untuk mengisi pekerjaan tetapi juga mendorong pekerja agar berkembang dalam kariernya.

Perusahaan juga perlu untuk membantu pekerja tersebut mencapai kinerja terbaiknya sehingga turut membantu kinerja perusahaan.

Baca Juga

  • Tips Produktif Kerja ala Ivanka Trump
  • 5 Tanda Anda Sudah Terlalu Jenuh Bekerja
  • 7 Tips Betah di Kantor Walaupun Kerjaan Menumpuk

Akan tetapi, menurut dia, merekrut orang salah juga tidak selalu buruk. Pekerja tidak sesuai harapan itu hanya belum mendorong dirinya cukup keras untuk memenuhi harapan yang telah ditetapkan.

Karena itu, Lake menegaskan cara terbaik untuk mempekerjakan seseorang dengan belajar untuk mengenali orang-orang yang tepat. Demikian mengutip dari laman Fortune, Kamis (31/3/2016).

Lake mengatakan, ada dua hal pertanyaan yang harus diidentifikasi untuk merekrut pekerja antara lain Apakah mereka memiliki rekam jejak yang terbukti melebihi harapan?. Kemudian apakah mereka dapat melebihi harapan jika bergabung dengan tim Anda?

Lake pun menyarankan agar dapat mengajukan dua pertanyaan itu untuk setiap wawancara kerja. Sebaiknya pertanyaan itu bervariasi tetapi inti utamanya dua pertanyaan itu.

Memang ada saat-saat ketika seseorang membuat kesalahan ketika merekrut seseorang. Namun kesalahan-kesalahan itu adalah kesempatan untuk belajar dan menghindarinya di masa depan.

Selain itu, ketika merekrut orang tepat, Anda juga perlu membantu mereka untuk berkembang. Anda juga perlu memberikan apa yang mereka butuhkan dan kebebasan untuk membuat pekerja itu mencapai potensinya. Dengan begitu Anda dapat menciptakan tim yang unggul. (Ahm/Ndw)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6