Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada perdagangan Selasa pekan ini. Penyebab pelemahan rupiah karena penurunan harga minyak.Â
Mengutip Bloomberg, Selasa (26/1/2016), rupiah dibuka di level 13.903 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 13.863 per dolar AS.
Pada pukul 09.55 WIB, rupiah sempat menguat ke level 13.884 per dolar AS. Namun akhirnya kembali tertekan. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah telah melemah 0,83 persen.
Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah berada di angka ke 13.904 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di angka 13.844 per dolar AS.
Baca Juga
- Gejolak Ekonomi Mulai Reda, BI Ramal Rupiah Stabil di 2016
- Awal Pekan, Rupiah Menguat ke 13.844 per Dolar AS
- Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat ke 13.878 per Dolar AS
Analis Wells Fargo & Co, Eric Viloria menjelaskan, pelemahan nilai tukar rupiah beriringan dengan penurunan mata uang di Asia lainnya. Won Korea, Baht Thailand, dan juga Ringgit malaysia juga tertekan.
Pelemahan mata uang di Asia ini terjadi karena penguatan dolar AS yang didorong karena kembali jatuhnya harga minyak dunia ke level di bawah US$ 30 per barel. "Saat ini memang semua sedang tertuju ke harga minyak. Namun sesudah itu, semua akan kembali melihat ke fundamental ekonomi," tuturnya.
Advertisement
Ekonom PT Samuel Sekuritas Rangga Cipta menjelaskan, rupiah masih terancam harga minyak, imbal hasil terus turun. "Rupiah melemah tipis hingga Senin sore setelah sebelumnya menguat mengikuti penguatan harga minyak hingga akhir pekan lalu," jelasnya.
Harga minyak yang tidak berhasil mempertahankan kenaikannya berpotensi mengembalikan tekanan pelemahan terhadap rupiah. (Gdn/Nrm)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150531/original/011713400_1741077091-Kuda1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041778/original/033342300_1733738907-Sampul1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383535/original/061676900_1793090887-bpjs_kesehatan_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1096785/original/000777400_1451383425-20151229-Transaksi-Rupiah-AY4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309668/original/097925900_1785236105-saham2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579577/original/079405700_1778057267-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282582/original/062080800_1672910733-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5702050/original/004842100_1778582833-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338661/original/077969400_1788337107-kom7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)