The Saddle Pistols, Senjata Super Mewah Milik Presiden Pertama AS

The Saddle Pistols milik mantan presiden pertama AS, George Washington menjadi rebutan di sebuah rumah lelang.

Diterbitkan 11 September 2014, 22:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Nilai sejarah dan guratan seni dalam sebuah karya dapat membuatnya menjadi benda berharga dengan nilai jual selangit. Tengok saja pasangan The Saddle Pistols milik mantan presiden George Washington yang menjadi rebutan di sebuah rumah lelang dan terjual dengan harga yang fantastis.

Sepasang pistol tersebut memang memiliki silsilah yang sangat istimewa. Bagaimana tidak, tiga di antara tokoh-tokoh paling penting dalam sejarah Amerika pernah memiliki senjata tersebut.

Terlebih lagi, kedua pistol tersebut dimiliki mantan presiden tersebut digunakannya selama peperangan memperjuangkan kemerdekaan Amerika.

Silsilah dan perjalanan The Saddle Pistols itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa harganya melambung sangat tinggi.

Pistol itu juga terkenal unik karena dinilai sebagai senjata hebat yang mampu melindungi sang pahlawan di tengah peperangan.

Berikut ulasan mengenai The Saddle Pistols, senjata bersejarah yang berhasil terjual dengan harga luar biasa seperti dikutip dari topteny.com, gunsmark.com, gun.com, Kamis (11/9/2014):


Tiga tokoh paling penting AS Jadi pemilik `The Saddle Pistols`

Awalnya, Marquis de Lafayette membeli sepasang pistol bersejarah itu di Eropa dan membawanya ke AS saat dia berjuang untuk Amerika Serikat. Selama masa Revolusi Amerika dia menghadiahkannya pada Jenderal George Washington.

Pistol itu diberikan sebagai hadiah pada Washington yang saat itu mengadopsinya sebagai anak. Washington diyakini selalu membawa sepasang senjata itu di Valley Forge, Monmouth, Yorktown, dan selama  Whiskey Rebellion saat dia telah menjadi presiden.

Dia tetap menggenggam sepasang pistol itu hingga maut menjemput pada 1799. Kemudian, dua senjata itu diwariskan Jenderal Andrew Jackson yang menyebutnya sebagai benda `keramat dan peninggalan suci`.

Selama masa kepresidenannya, dia sangat menghargai dua senjata yang telah membantu Washington di banyak peperangan itu.

Jackson lantas mewariskannya kembali pada keturunan Lafayette dan membiarkan mereka menyimpannya secara turun temurun.

Terjual seharga Rp 23,54 miliar

Keunikan dan nilai sejarah yang terkandung dalam sepasang pistol tersebut memang berhasil membuatnya menjadi rebutan. Di rumah lelang Christie, New York, sepasang pistol tersebut berhasil terjual dengan harga fantastis mencapai US$ 2 juta atau Rp 23,54 miliar.

Pistol yang dianggap sebagai peninggalan suci tersebut lantas menjadi milik Richard King Mellon Foundation sebagai pembeli. Kedua pistol tersebut lalu disumbangkan dan dipajang di Fort Ligonier, Pennsylvania.

Richard King Mellon Foundation membeli kedua senjata tersebut sebagai bentuk peringatan 250 tahun Perang Prancis dan bangsa Indian.

Selain itu, pembeliannya merupakan penghargaan bagi Washington dalam sejarah perjuangannya untuk negara dan wilayahnya.

Bertahtakan emas dan perak yang dirancang untuk membunuh

Kedua pistol tersebut sangat berharga mengingat pemiliknya merupakan presiden pertama Amerika. Masing-masing pistol tersebut memiliki bentuk yang sama dengan berat yang cukup ringan.

Pistol tersebut dibuat di Prancis dengan baja sebagai materi utamanya. Selain itu, emas dan perak juga menghiasi badan kedua senjatan tersebut.

Uniknya, mesti dihiasi ukiran emas dan permata, dua pistol tersebut sangat mematikan. Maklum, pistol tersebut memang dirancang khusus sebagai senjata peperangan di masanya. Selama ratusan tahun, pistol bersejarah itu hampir tidak pernah dipamerkan ke muka publik. (Sis/Nrm)

 


*Bagi Anda yang ingin mengikuti simulasi tes CPNS dengan sistem CAT online, Anda bisa mengaksesnya di Liputan6.com melalui simulasicat.liputan6.com. Selamat mencoba!

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6