Liputan6.com, Madrid - Akrab dengan kebangkrutan tampaknya ungkapan yang cocok disandang Spanyol. Bagaimana tidak, selama abad ke-19, Spanyol telah tujuh kali mengalami gagal bayar dan terlilit utang.
Spanyol ternyata merupakan negara merdeka pertama yang mengalami dan menyatakan kebangkrutan. Tergulingnya perekonomian Spanyol terjadi pada 1557.
Kebangkrutan Spanyol diawali pada masa pemerintahan Philip II. Saat mulai menjabat, Spanyol merupakan negara paling kaya di Eropa tanpa sedikitpun masalah di bidang ekonomi.
Advertisement
Ironisnya, pada 1598 saat Philip III mewarisi tahtanya, Spanyol telah berubah menjadi negara yang dirudung banyak kemelut perekonomian. Ternyata, di balik kehidupan glamor kerajaan Philip II, berbagai masalah perekonomian dan utang melilit Spanyol.
Sejarah suram itu kini terulang lagi. Pada 2012, IMF menyatakan Spanyol sebenarnya telah jatuh bangkrut tapi membantunya dengan meminjamkan sejumlah uang.
Berikut kisah kegagalan perekonomian Spanyol seperti dikutip dari History Today, Trading Economics, Daily Times, dan sejumlah sumber lain, Rabu (13/8/2014):
Kelimpungan Cari Dana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/721359/original/Spanyol_2.jpg)
Spanyol sempat kelimpungan mencari dana bantuan
Pada 2012, Spanyol berada di bawah tekanan karena sejumlah banknya dirudung masalah dan terbelit utang sejak krisis finansial global. Para politisi Eropa dan sejumlah investor di seluruh dunia mulai mengkhawatirkan perekonomian Spanyol.
Itu lantaran resesi yang menghantam Spanyol tak bisa mendatangkan uang yang dibutuhkan untuk menyelamatkan seluruh bank tanpa membangkrutkan pemerintahannya. Seluruh pelaku pasar berharap para pemimpin Spanyol meminta dana talangan untuk seluruh bank yang tengah berada di bawah tekanan kredit properti yang buruk.
Saat para pimpinan Spanyol tengah mencari solusi untuk mengatasi krisis perbankan yang terjadi, utang pemerintah malah semakin menggunung. Spanyol meminta penyelamatan finansial dan dana bantuan dari Portugal, Irlandia, dan Portugal/
Spanyol membutuhkan dana sebanyak 100 juta euro untuk mendorong dan menghidupkan kembali sejumlah bank di sana. Meski telah menjual 2 miliar euro surat utang, pemerintah Spanyol tetap harus membayar bunga utang yang besar pada para kreditor.
Â
Advertisement
Tambah Utang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/721360/original/Spanyol_3.jpg)
Dapat pinjaman dari Uni Eropa, Spanyol cuma tambah utang
Pada pertengahan 2012, para investor merasa lega setelah IMF menggulirkan dana pinjaman sebesar US$ 125 miliar pada bank-bank di Spanyol. Tapi sejumlah analis justru menilai dana talangan tersebut tak seharusnya diberikan dan dapat memberikan pengaruh yang lebih buruk.
Salah satu investor yang juga merupakan miliarder terkaya di dunia Jim Rogers mengatakan, Uni Eropa tak seharusnya membantu Spanyol. Dia bahkan meminta Spanyol dibiarkan bangkrut.
Menurutnya, dana talangan tersebut hanya menambah utang Spanyol. Masalahnya adalah terlalu banyak utang yang ditanggung Spanyol, menambahnya lagi dengan pinjaman dalam jumlah besar hanya mempercepat kebangkrutan Spanyol.
Perusahaan Bangkrut
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/721361/original/Spanyol_4.jpg)
Ribuan perusahaan di Spanyol Terguling bangkrut
Hancurnya pasar properti di Spanyol sejak krisis finansial global telah membuat sejumlah perusahaan oleng. Bahkan pada 2013, jumlah pengusaha dan masyarakat biasa yang menyatakan kebangkrutan serta membutuhkan dana pemerintah telah mencetak rekor tertinggi.
Saat itu Lembaga Statistik Nasional mencatat sebanyak 9.660 kasus kebangkrutan di Spanyol. Perekonomian Spanyol mengalami resesi berkepanjangan.
Sedangkan di akhir 2013, sebanyak 2.285 perusahaan di Spanyol dilaporkan bangkrut. Sebagian besar perusahaan tak mampu membayar utangnya pada para kreditor dan melanjutkan bisnisnya.
Meski demikian, terjadi perbaikan di mana jumlah perusahaan bangkrut berkurang menjadi 2.090 saja. (Sis/Ndw)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329801/original/040098200_1787296595-HOAX__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4712284/original/099342900_1704930645-cek_fakta_stiker_atm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321954/original/029124100_1786512297-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T122336.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/721358/original/Spanyol_1.jpg)