Menkeu Purbaya Umumkan APBN 2025 Defisit 2,92 Persen, Tembus Rp 695,1 Triliun

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 08 Januari 2026, 18:45 WIB
Menkeu Purbaya Umumkan APBN 2025 Defisit 2,92 Persen, Tembus Rp 695,1 Triliun
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan jumlah pendapatan negara sepanjang 2025. Dalam keterangannya saat Konferensi Pers APBN Kita, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkap dari sisi pendapatan realisasi pendapatan negara sepanjang 2025 mencapai Rp 2.756,3 triliun atau 91,7% dari target APBN. Sementara, penerimaan perpajakan tercatat sebesar Rp1.917,6 triliun atau 87,6% dari target. Di sisi lain, penerimaan kepabeanan dan cukai terealisasi Rp300,3 triliun atau 99,6% dari target APBN. Dan, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) justru melampaui target dengan realisasi Rp 534,1 triliun atau 104,0% dari pagu yang ditetapkan. Di sisi belanja, realisasi belanja negara hingga akhir 2025 mencapai Rp 3.451,4 triliun atau 95,3% dari target APBN. Belanja pemerintah pusat terealisasi sebesar Rp 2.602,3 triliun atau 96,3% dari target. Dari jumlah tersebut, belanja kementerian dan lembaga mencapai Rp 1.500,4 triliun atau 129,3% dari target, sedangkan belanja non-kementerian dan lembaga tercatat Rp 1.102,0 triliun atau 71,5% dari target.
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat memberi keterangan dalam Konferensi Pers APBN Kita, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1/2026). Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan jumlah pendapatan negara sepanjang 2025. (merdeka.com/magang/Rendi Saputra)
Dalam keterangannya saat Konferensi Pers APBN Kita, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkap dari sisi pendapatan realisasi pendapatan negara sepanjang 2025 mencapai Rp 2.756,3 triliun atau 91,7% dari target APBN. Tampak dalam foto, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa (ketiga kanan depan) saat memberi keterangan dalam Konferensi Pers APBN Kita, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (merdeka.com/magang/Rendi Saputra)
Sementara, penerimaan perpajakan tercatat sebesar Rp 1.917,6 triliun atau 87,6% dari target. Tampak dalam foto, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) saat memberi keterangan dalam Konferensi Pers APBN Kita, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (merdeka.com/magang/Rendi Saputra)
Di sisi lain, penerimaan kepabeanan dan cukai terealisasi Rp 300,3 triliun atau 99,6% dari target APBN. Tampak dalam foto, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat memberi keterangan dalam Konferensi Pers APBN Kita, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (merdeka.com/magang/Rendi Saputra)
Dan, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) justru melampaui target dengan realisasi Rp 534,1 triliun atau 104,0% dari pagu yang ditetapkan. Tampak dalam foto, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (kedua kiri) saat memberi keterangan dalam Konferensi Pers APBN Kita, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (merdeka.com/magang/Rendi Saputra)
Di sisi belanja, realisasi belanja negara hingga akhir 2025 mencapai Rp 3.451,4 triliun atau 95,3% dari target APBN. Tampak dalam foto, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat Konferensi Pers APBN Kita, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (merdeka.com/magang/Rendi Saputra)
Belanja pemerintah pusat terealisasi sebesar Rp2.602,3 triliun atau 96,3% dari target. Tampak dalam foto, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat Konferensi Pers APBN Kita, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (merdeka.com/magang/Rendi Saputra)
Belanja pemerintah pusat terealisasi sebesar Rp 2.602,3 triliun atau 96,3% dari target. Dari jumlah tersebut, belanja kementerian dan lembaga mencapai Rp 1.500,4 triliun atau 129,3% dari target, sedangkan belanja non-kementerian dan lembaga tercatat Rp 1.102,0 triliun atau 71,5% dari target. Tampak dalam foto, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat memberi keterangan usai Konferensi Pers APBN Kita, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1/2026). (merdeka.com/magang/Rendi Saputra)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya