RI Segera Kantongi Pinjaman Siaga US$ 1 Miliar dari Australia

Pemerintah Australia diperkirakan bakal segera menandatangani kesepakatan fasilitas pinjaman senilai US$ 1 miliar dengan Indonesia. Kesepakatan itu diperkirakan berlangsung pada beberapa pekan mendatang.

oleh Liputan6 diperbarui 15 Mei 2013, 14:46 WIB
Pemerintah Australia diperkirakan bakal segera menandatangani kesepakatan fasilitas pinjaman siaga bernilai US$ 1 miliar dengan Indonesia. Kesepakatan itu diperkirakan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang.

Dikutip dari laman sbc.com.au, Rabu (15/5/2013), pemerintah Australia dikabarkan setuju untuk menyediakan fasilitas pinjaman siaga untuk Indonesia senilai US$ 1 miliar atau setara Rp 9,8 triliun.

Pinjaman tersebut bisa ditarik jika Indonesia tak meraih dana yang cukup pada tingkat suku bunga yang pas di pasar keuangan global akibat pelemahan ekonomi dunia.

Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADP), dan pemerintah Jepang juga diketahui telah ikut berpartisipasi dalam fasilitas pinjaman untuk Indonesia yang efektif sampai 30 juni 2014.

Dikutip dari anggaran pemerintah Australia yang muncul di Canberra, Selasa, kesepakatan fasilitas pinjaman siaga tersebut dijadwalkan sudah ditandatangani sebelum akhir Juni. Semua fasilitas pinjaman yang disediakan akan dikembalikan dengan tingkat suku bunga tertentu. (Shd)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya