Liputan6.com, Jakarta - Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi melaju ke final Thailand Open 2024 usai menaklukkan pasangan Jepang Rin Iwanaga/Kie Nakanishi. Pada laga di Nimibutr Arena, Bangkok, Sabtu (18/5/2024) malam WIB, Ana/Tiwi mengalahkan unggulan dua itu 21-12, 21-10 dalam 49 menit.
Mereka kini menunggu lawan di laga puncak. Ana/Tiwi bakal menghadapi pemenang duel Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand) vs Tanisha Crasto/Ashwini Ponnappa (India).
Jalan Pertandingan Thailand Open 2024
Kedua pasangan terlibat duel kekat di awal laga dengan Ana/Tiwi memimpin 4-3. Namun setelahnya pertandingan jadi jomplang.
Ana/Tiwi melesat setelah memetik lima angka beruntun. Mereka lalu mempertahankan keunggulan 14-7, 18-10, hingga mengamankan gim pembuka.
Cerita sama hadir di gim selanjutnya. Ana/Tiwi menjaga momentum dengan meninggalkan rival 8-3, 11-5, dan 17-9. Berbekal keunggulan begitu lebar, Ana/Tiwi tidak kesulitan mengamankan empat poin terakhir.
Ganda Campuran Indonesia Tersingkir di Semifinal Thailand Open 2024
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4726074/original/016133900_1706167547-WhatsApp_Image_2024-01-25_at_12.43.23_PM.jpeg)
Indonesia memiliki satu wakil lain di semifinal Thailand Open 2024. Namun, ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari gagal melaju ke partai puncak.
Pada laga yang berlangsung Sabtu siang, mereka harus mengakui keunggulan pasangan China Guo Xin Wa/Chen Fang Hui dengan dua game langsung 15-21, 14-21.
Rinov/Pitha sejatinya sempat coba memberi perlawanan sengit di game pertama. Mereka bahkan memimpin 10-8 jelang interval, sebelum torehan poinnya disalip lawan.
Wakil Indonesia yang menyandang status unggulan 2 sempat sekali lagi mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan menjadi 12-12 pasca jeda. Akan tetapi, situasi ini tak mampu bertahan lama dengan, Guo/Chen langsung tancap gas lewat tambahan 5 poin beruntun.
Rinov/Pitha kehabisan waktu untuk mengejar ketertinggalan. Game pertama ditutup dengan 15-21 untuk keunggulan Guo Xin Wa/Chen Fang Hui.
Skenario tak jauh berbeda kembali tersaji di awal game kedua. Rinov/Pitha kembali memberi angin harapan buat Indonesia ketika memimpin perolehan poin 6-4. Sayangnya dalam waktu singkat, Guo/Chen lagi-lagi berhasil mengambil alih kendali.
Pasangan Tiongkok masih memimpin 7-11 saat interval. Dalam waktu relatif singkat, Rinov/Pitha dipaksa tumbang dan angkat koper lebih dulu setelah takluk 14-21 dari pasangan yang memegang predikat unggulan 5.
"Sangat disayangkan kami terhenti di semifinal. Sebenarnya masih bisa, mumpung pemain-pemain top tidak hadir. Namun balik lagi yang namanya rezeki dari Tuhan itu tidak ada yang tahu," kata Rinov.
5 Wakil Indonesia Kandas di 8 Besar Thailand Open 2024
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/682658/original/ilustrasi-badminton8-140526.jpg)
Pada putaran sebelumnya, sebanyak lima wakil Indonesia harus mengakui keunggulan lawan. Termasuk salah satu yang kandas tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung yang berstatus unggulan tiga. Dia kalah tragis 21-14, 20-22, 20-22 dari wakil tuan rumah Supanida Katethong.
Turut menyerah di hadapan Thailand dua ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati dan Jafar Hidayatullah/Aisyah Salsabila Putri Pranata. Rehan/Lisa kalah melawan pasangan non-unggulan. Sementara Jafar/Aisyah tidak berdaya kontra favorit utama Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.
Di nomor lain, tunggal putri lain Komang Ayu Cahya Dewi ikut tersingkir karena tidak mampu meladeni unggulan pertama Han Yue dari China.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3962965/original/013823300_1647321068-220315_BULUTANGKIS_Sejarah_Lahirnya_Tepok_Bulu_S.jpg)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358245/original/052346800_1790327542-HOAX__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5912020/original/054407100_1778810762-IMG-20260514-WA0036.jpg)