Ahli: Ada Air di Mars Lebih Lama dari yang Kita Duga

Planet Mars bisa saja ditutupi air jauh lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

oleh Sulung Lahitani diperbarui 04 Jun 2017, 13:45 WIB
Planet Mars bisa saja ditutupi air jauh lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

Liputan6.com, Jakarta - Planet Mars bisa saja ditutupi air jauh lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Hal ini berarti, kehidupan bisa saja ada di sana lebih dahulu dari apa yang selama ini dikira ilmuwan.

Landasan yang dikelilingi dengan retakan di permukaan menunjukkan bahwa planet merah itu memiliki cairan dulunya karena terdapat jejak lingkaran silika. Temuan baru tersebut dilaporkan dalam sebuah makalah yang diterbitkan di Geophysical Research Letter, dalam jurnal American Geophysical Union.

Jens Frydenvang, seorang ilmuwan di Laboratorium Nasional Los Alamos dan Universitas Kopenhagen mengatakan bahwa konsentrasi silika sangat tinggi pada lingkaran tersebut.

"Apa yang kita lihat adalah bahwa silika tampaknya telah bermigrasi di antara dasar batuan sedimen yang sangat tua dan ke batuan yang lebih muda," kata Jens.

Sebelumnya, tujuan misi penjelajahan Curiosity NASA adalah untuk mengetahui apakah Mars pernah dihuni. Dan misi tersebut tergolong berhasil karena menemukan bahwa kawah Gale pernah diisi oleh air yang bisa diminum.

"Temuan terbaru ini memberitahu kita bahwa bahkan ketika danau itu akhirnya menguap, sejumlah besar air tanah hadir di sana lebih lama dari yang kita duga sebelumnya," ujar Jens.

Para ilmuwan menggunakan semua data yang dikumpulkan robot untuk mendapatkan gambaran lengkap sejarah geologi Mars. Silika yang meningkat pada lingkaran cahaya ditemukan di ketinggian 20-30 meter di dekat lapisan batu sedimen danau purba.

Kehadiran lingkaran cahaya di batuan terbentuk lama setelah danau mengering menunjukkan bahwa air tanah masih mengalir di dalam batuan.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya