Burung Ini Jadikan Buaya sebagai 'Bodyguard'

Spesies burung tertentu membuat sarang beberapa meter di atas buaya, untuk menjaga sarangnya dari predator.

oleh Citra Dewi diperbarui 03 Mar 2016, 17:47 WIB
Sarang burung Woodstork dan tiga anaknya yang terletak beberapa meter di atas buaya (Foto: Nicholas E. Vitalle/University of Florida).

Liputan6.com, Florida - Berdasarkan penelitian, beberapa spesies burung membangun sarang di atas wilayah buaya berdiam diri. Hal itu dilakukan untuk menjaga telur mereka agar tak dimangsa oleh predator mamalia seperti possum.

Bagi burung, kehilangan telur yang diakibatkan predator adalah ancaman terbesar dalam hal melestarikan keturunan. Walaupun, bersarang di atas buaya juga bukan berarti tak memiliki resiko.

Dua famili burung yang didapati bersarang di atas buaya adalah Pelecaniformes, seperti ibis putih dan egret besar, dan Ciconiiformes, misalnya burung heron. Hal tersebut dilansir oleh Daily Mail pada Rabu (2/3/2016).

Para ilmuwan dari University of Florida mempelajari hewan bertaring itu di Everglades. Tujuannya adalah untuk melihat apakah terdapat perbedaan dari buaya yang di atasnya terdapat sarang burung dengan tidak.

Mereka memerangkap buaya dewasa dan remaja di beberapa lokasi. Kegiatan itu dilakukan setelah burung selesai membangun sarangnya -- agar tak mengganggu hewan bersayap itu.

Berdasarkan penelitian itu ditemukan bahwa buaya dengan sarang burung di atasnya memiliki bentuk fisik lebih baik dan memiliki bobot lebih besar dibanding mereka yang tidak. Hal tersebut disebabkan karena mereka memiliki cadangan energi lebih dari mereka yang tidak tinggal di dekat sarang.

Hubungan saling menguntungkan ini terjadi karena burung yang terletak beberapa meter di atas buaya merasa terlindungi. Sementara itu, buaya memperoleh makanan dengan mudah di rawa-rawa. Terkadang mendapati anak burung terjatuh dari sarangnya.

Buaya sedang berusaha memangsa rakun (Foto: Florida Fish and Wildlife Conservation Comission).

Seorang peneliti di University of Florida, Dr. Lucal Nell, mengatakan "Penelitian kami menyediakan bukti kuat bahwa baik burung yang bersarang dan buaya mendapat manfaat dari satu dengan lainnya. Situasi itu terjadi saat masa kritis dalam tahapan kehidupan: burung mendapatkan keamanan sarang dan dapat membesarkan anak-anaknya, sedangkan buaya pada saat sebelum bertelur.

Hal tersebut memiliki kontribusi yang signifikan untuk kelangsungan kehidupan di Everglades, karena baik burung maupun buaya sangat penting bagi kelangsungan ekologi. Semenjak fenomena buaya dan burung yang bersarang muncul di banyak lahan basah daerah subtropis dan tropis, jenis hubungan tersebut harus diperhitungkan sebagai salah satu upaya konservasi secara global.

Menurut para peneliti, efeknya bisa sangat kuat. Memungkinkan apabila buaya bersaing untuk mendapat wilayah yang terdapat koloni burung untuk bersarang.

Namun, mereka menambahkan bahwa perlu kembali ke lahan basah untuk memantau buaya. Para peneliti ingin memastikan bahwa apakah buaya yang wilayahnya tak terdapat koloni burung bersarang memiliki tubuh lebih kecil dan lebih rapat penduduknya.

Selain itu, hubungan timbal balik tersebut dapat meluas ke spesies lain dari buaya dan burung, seperti di Australia, India, dan Amazon.

Burung Heron tiga warna dan anaknya yang berumur dua hari di Everglades, Florida (Nicholas E. Vitalle/Univeristy of Florida).

Seperti yang ditulis dalam jurnal Plos One, penulis menjelaskan, "Temuan tersebut menunjukkan bahwa interaksi itu sangat bermanfaat bagi kedua kelompok dan menggambarkan bagaimana tekanan selektif mungkin telah membentuk dan memperkuat interaksi ekologi yang sangat positif."

Dr. Nell mengatakan kepada Mail Online, "Kami percaya bahwa kedua spesies mementingkan ego nya masing-masing dan hubungan yang saling menguntungkan ini hanyalah produk sampingan dari perilaku tersebut."

"Burung itu telah terbukti tertarik dengan wilayah buaya, dan di mana ada buaya, tidak ada rakun atau possum (predator yang mengancam sarang burung) yang hadir," tambahnya.

Dr. Nell juga mengungkapkan hubungan timbal balik kedua hewan itu. Ia berkata, "Kemungkinan, burung tersebut mendapat manfaat dari buaya karena kehadirannya menghalangi keberadaan predator ke sarang. Penelitian kami menunjukkan bahwa buaya mendapatkan gizi yang besar dengan bersarang di dekat koloni burung dan dari laporan yang tak dipublikasikan menunjukkan buaya dapat tertarik ke koloni juga."

"Kita tak bisa mengatakan hal mana dulu yang terjadi, tapi saya yakin bahwa karena kedua hewan tersebut memperoleh manfaat, keduanya akan saling mendekat," tambahnya. 

 

*** Saksikan Live Gerhana Matahari Total, Rabu 9 Maret 2016 di Liputan6.com, SCTV dan Indosiar pukul 06.00-09.00 WIB. Klik di sini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya