Ramai Peminat di Indonesia, BMW i8 Terhalang Infrastruktur

BMW belum berani memastikan apakah 2015 bakal menjadi debut BMW i8 di Indonesia.

oleh Destyan diperbarui 31 Okt 2014, 18:05 WIB
Para pemesan, lanjut pabrikan, harus sabar menunggu hingga 10 bulan untuk bisa mengendarai i8 yang mereka inginkan.

Liputan6.com, Jakarta - Kendaraan ramah lingkungan BMW i8 yang dibuka selubungnya oleh BMW ke Tanah Air lewat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 lalu diakui PT BMW Group Indonesia cukup diapresiasi positif oleh konsumen Tanah Air. 

"Dari IIMS kemarin sudah banyak yang tanya hingga kurang lebih 10 orang, bahkan ready beli saat itu juga padahal itu baru kami pamerkan saja," ucap Jodie O'Tania, Public Relations Head, PT BMW Group Indonesia, di sela-sela peluncuran varian New MINI di Jakarta pada Jumat (31/10/2014).

Namun demikian, walaupun antusiasme konsumen diakui cukup baik, anak perusahaan dari pabrikan Bavaria tersebut di Indonesia belum berani memastikan kapan varian sportcar hibrida tersebut resmi dibawa masuk ke Indonesia.

Pasalnya, dibanding negara-negara maju, infrastruktur pendukung di dalam negeri belum ada tanda-tanda positif mendukung hadirnya sportcar futuristik yang ramah lingkungan tersebut.

Ketika ditanya apakah pada 2015 mendatang BMW Indonesia bakal membawa kendaraan hijau tersebut ke Indonesia, BMW Indonesia pun belum berani menjanjikan.

"Walau peminatnya tergolong banyak, namun kami belum berani membawa sportcar tersebut karena masalah infrastruktur yang belum siap dibanding negara lain," lanjut Jodie.

BMW i8 sendiri pertama kali diperkenalkan ke publik dalam bentuk BMW Concpet Vision Efficient Dynamic. Mobil sportcar dengan mesin hibrida ini memboyong bateri lithium-ion 7,1 kWh.

Hadir dengan gaya bodi dua pintu, coupe ini turut diperkuat mesin tiga silinder segaris 1,5 turbocharged.

Dengan spek yang diusungnya, BMW i8 sanggup berakselerasi dari nol hingga 100 km/jam dalam 4,4 detik sebelum menembus kecepatan maksimum 250 km/jam. Di samping itu, BMW i8 hanya membutuhkan 2,1 liter untuk menempuh jarak 100 km.

"Representasi sebagai kendaraan ramah linkungan membuat i8 cukup populer, apalagi bentuknya kan menarik, jenis sportcar sehingga wajar konsumen tertarik," tutup wanita berambut panjang tersebut. (Des/Des)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya