Botox Sangat Aman dan Tanpa Efek Samping

Sebenarnya, apa itu botox dan mengapa banyak orang ingin melakukannya?

oleh Aditya Eka Prawira diperbarui 12 Jul 2014, 15:00 WIB
Sebenarnya, apa itu botox dan mengapa banyak orang ingin melakukannya?

Liputan6.com, Jakarta Botox yang merupakan singkatan dari Botulinum toxin A begitu populer belakangan ini. Tak hanya kaum selebritis, masyarakat biasanya pun kepincut untuk melakukan operasi botox. Sebenarnya, apa itu botox dan mengapa banyak orang ingin melakukannya?

Dermatolog asal Amerika, Dr Kiran Lohia, MD, menjelaskan, botox merupakan suntikan protein yang dilakukan secara lokal yang dapat melumpuhkan otot-otot yang berada di sekitar daerah wajah yang terbilang `rawan`.

Misalnya saja dahi dan sekitar mata. Bila botox disuntikkan di daerah tersebut, maka keriput yang seharusnya sudah menghiasi wilayah wajah akan segan untuk memperlihatkan wujudnya.

Dikutip dari Health Me Up, Jumat (11/7/2014), Kiran menjelaskan bahwa botox pada umumnya sangat aman untuk dilakukannya, dan tanpa efek samping. Walau pun ada efek samping, dapat dengan cepat diobati. Sebab, jika tidak segera diberikan tindakan, akan berisiko terjadinya infeksi.

Dikatakan Kiran, botox biasanya berlangsung sekitar tiga bulan. Mereka yang mendapat suntikan botox secara teratur, akan melakukan kunjungan dokter lebih sering lagi. Atau dengan kata lain, kunjungan dokter mengalami peningkatan.

Pada dasarnya, hal ini dikarenakan otot-otot yang menyebabkan keriput melemah dari waktu ke waktu. Jadi, keriput semakin sulit untuk terbentuk.

Pasien yang memiliki kerutan terbentuk di sekitar wajah adalah kandidat terbaik untuk dapat melakukan botox. Namun, harus diingat, pilihlah dokter kulit yang tepat, dan tahu jumlah yang suntikkan yang tepat, agar wajah pasien tidak berakhir kaku.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya