Liputan6.com, Jakarta - Kapolri kembali menegaskan, sesuai instruksi presiden pihaknya akan segera gelar perkara secara terbuka terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Sementara itu, gelagat rusuh saat aksi 4 November di depan Istana Merdeka ternyata sudah terlebih dulu diketahui aparat keamanan. Oleh karena itu, panglima TNI membenarkan pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut ada aktor politik di balik bentrokan tersebut.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1287077/original/045646500_1468395479-076880100_1467008874-20160627-Kapolri-Tito-Karnavian-JT6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1395069/original/089940400_1478239849-demo-4-nov.jpg)