Liputan6.com, Jakarta - Pasar ponsel pintar (smartphone) di Eropa mencatatkan rekor volume pengiriman terendah untuk kuartal kedua (April–Juni) sejak 2023.
Laporan terbaru dari lembaga riset pasar Counterpoint Research mencatat total pengiriman hanya mencapai 35 juta unit pada periode tersebut, anjlok 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dilaporkan GSMArena, Jumat (21/8/2026), sejumlah faktor makroekonomi dan geopolitik ditengarai menjadi pemicu utama merosotnya angka pengiriman hingga menyentuh titik terendah dalam tiga tahun terakhir.
Advertisement
Tekanan inflasi yang terus melonjak, ketegangan konflik Iran, serta kenaikan harga komponen elektronik secara global memperberat tekanan di industri ini.
Meski tren pasar melesu, dua raksasa teknologi--Samsung dan Apple--tetap kokoh memimpin pasar Eropa. Counterpoint mencatat kedua vendor tersebut masing-masing menyumbang 34 persen dari total pengiriman ponsel pintar di kawasan tersebut.
Sementara itu, pabrikan asal Tiongkok, Xiaomi, berada di posisi ketiga dengan pangsa pasar 15 persen. Merek gabungan Oppo (mencakup OnePlus dan Realme) menyusul di peringkat keempat dengan porsi 4 persen, kemudian Honor yang mengamankan 3 persen pangsa pasar.
Kesenjangan Wilayah Barat dan Timur
Kinerja pengiriman di wilayah Eropa Barat relatif lebih stabil dibandingkan kawasan lain. Pertumbuhan signifikan dari Apple serta kenaikan tipis dari Samsung membantu menahan kejatuhan pasar di kawasan ini.
Sebaliknya, kondisi di Eropa Timur jauh lebih memprihatinkan. Penurunan tajam terutama terjadi pada segmen ponsel murah (budget smartphone), yang selama ini menjadi penopang utama volume penjualan di wilayah tersebut.
Advertisement
Tanggapan Sejumlah Analis
Para analis dari Counterpoint Research memprediksikan penurunan volume pengiriman masih akan berlanjut pada kuartal-kuartal mendatang.
Selain karena menipisnya stok inventaris di tingkat distributor, segmen budget smartphone diperkirakan bakal menerima dampak terburuk dari krisis ini.
Daya beli konsumen kelas menengah ke bawah yang kian tergerus inflasi memicu penundaan penggantian perangkat baru, sehingga pemulihan pasar diperkirakan memakan waktu lebih lama dari perkiraan semula.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321954/original/029124100_1786512297-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T122336.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329565/original/022781600_1787284896-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-21T105934.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5180937/original/006715500_1743849574-20250405-Monas-HER_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714915/original/083561900_1782798189-swello-2f_zK0ruzJE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3435876/original/088473500_1619011279-034131300_1562660996-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6906377/original/055766500_1779676838-Apple_App_Store_01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8127609/original/048086800_1780979147-Screen_Time_05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5276497/original/073429400_1751953831-vista-wei-oLl-PEbpoCg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322286/original/058028500_1786524145-IMG_5956.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4711780/original/090008200_1704878596-IMG_20240110_162108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323335/original/016664200_1786609493-62123-128713-61688-127594-000-lede-lens-xl-xl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1316574/original/050449700_1471080794-apple-logo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567159/original/021290400_1777268026-iPhone_Ultra.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8095160/original/047018100_1780942988-iOS_27_01.jpg)