Pokemon Center Dibobol Hacker, Ini Jenis Data Pelanggan yang Bocor

Layanan Logistik Pokemon Center mengalami kebocoran, data apa saja yang bocor?

Diterbitkan 20 Agustus 2026, 09:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pokemon Center mengalami kebocoran data pelanggan setelah penyedia layanan logistiknya, CEVA Logistics, terkena serangan siber.

Insiden tersebut berdampak pada pelanggan Pokemon Center di Inggris dan Jerman serta menyebabkan sejumlah pesanan mengalami keterlambatan hingga pembatalan.

Dikutip dari Polygon, Kamis (20/8/2026), serangan tersebut terjadi pada akhir Juli dan berdampak terhadap operasional CEVA Logistics. Perusahaan tersebut merupakan penyedia layanan logistik yang menangani proses pengiriman pesanan Pokémon Center di sejumlah wilayah.

Gangguan tersebut membuat sejumlah pelanggan Pokémon Center mengalami masalah pada pesanan mereka. Beberapa pesanan dilaporkan terlambat dikirim, sementara sebagian lainnya dibatalkan.

Pokemon Center kemudian menginformasikan pelanggan yang terdampak mengenai gangguan tersebut. Pemberitahuan juga diumumkan melalui situs Pokemon Center terkait informasi mengenai keterlambatan dan masalah pengiriman.

Serangan ini juga menyebabkan sejumlah data pelanggan terdampak. Informasi yang dilaporkan ikut terkena insiden meliputi nama lengkap, alamat pengiriman, nomor telepon, alamat email, serta riwayat pesanan.

Data tersebut dapat memberikan informasi mengenai identitas dan aktivitas pembelian pelanggan. Namun, informasi pembayaran dan akun pelanggan disebut tetap aman.

Insiden tersebut tidak hanya berdampak pada Pokemon Center. CEVA Logistics diketahui menangani layanan logistik untuk sejumlah perusahaan lain sehingga serangan terhadap perusahaan tersebut berpotensi memberikan dampak lebih luas.

Laporan mengenai serangan ini muncul setelah sejumlah pelanggan menyadari adanya pembatalan dan keterlambatan pesanan mereka. 

Pokémon Center Mengalami Keterlambatan Dan Pembatalan

Serangan terhadap CEVA Logistics terjadi pada akhir Juli 2026 dan memengaruhi aktivitas di sejumlah fasilitas perusahaan. Laporan TechRadar menyebut delapan gudang CEVA terdampak akibat insiden tersebut.

CEVA Logistics sendiri merupakan perusahaan yang menyediakan layanan rantai pasok dan logistik untuk berbagai perusahaan. Akibatnya, gangguan terhadap sistem perusahaan dapat berdampak pada proses pengiriman barang dari sejumlah klien.

Dalam kasus Pokemon Center, dampaknya terlihat pada proses pemenuhan pesanan pelanggan. Pesanan yang seharusnya diproses dan dikirim mengalami keterlambatan atau pembatalan.

Sementara itu, belum ada kelompok hacker yang secara terbuka mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Investigasi mengenai insiden dan dampaknya masih berlangsung.

 

Pendeteksi Serangan

Pokemon sendiri memiliki program pendeteksi kerentanan yang meminta peneliti keamanan bertanggung jawab melaporkan jika terdapat celah. Program tersebut mencakup sejumlah layanan Pokemon, termasuk domain Pokemon Center.

Insiden terbaru tersebut kembali menunjukkan bahwa keamanan data pelanggan tidak hanya bergantung pada perusahaan yang menjual produk secara langsung. Penyedia layanan pihak ketiga seperti perusahaan logistik juga dapat menjadi bagian penting dalam rantai pengelolaan data pelanggan.

Bagi pelanggan yang terdampak, data seperti nama, alamat, nomor telepon, email, dan riwayat pembelian dapat menjadi informasi yang perlu diwaspadai. Data itu berpotensi digunakan untuk membuat pesan atau komunikasi penipuan.

Untuk saat ini, informasi yang tersedia menunjukkan bahwa data pembayaran pelanggan tidak ikut terdampak. Namun, pelanggan yang menerima komunikasi mencurigakan tentang pesanan Pokemon Center tetap perlu berhati-hati dan memastikan informasi tersebut berasal dari saluran resmi.