Gerhana Matahari Total Hari Ini, Wilayah Mana Saja yang Kebagian?

Gerhana matahari total akan segera dapat disaksikan hari ini, Rabu (12/8/2026), di beberapa wilayah. Di mana saja?

Diterbitkan 12 Agustus 2026, 14:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Direview oleh:
Praktisi Media Televisi

Liputan6.com, Jakarta - Masyarakat di seluruh Eropa dan sebagian wilayah Amerika Serikat (AS) akan mendapat kesempatan menyaksikan gerhana matahari total pada Rabu (12/8/2026).

Menurut para astronom, penduduk di Islandia, Greenland, Rusia bagian utara, Spanyol, dan sebagian wilayah Portugal akan menyaksikan gerhana matahari total, yaitu ketika Bulan melintas di antara Bumi dan Matahari, sehingga menutupi keseluruhan Matahari.

Dilansir NPR, Rabu (12/8/2026), NASA mengatakan AS bagian utara, termasuk Alaska hingga North Carolina akan dapat melihat gerhana matahari sebagian.

Saat gerhana matahari sebagian, bulan melintas di antara Matahari dan Bumi, tetapi posisi mereka tidak benar-benar sejajar sempurna. Karena hanya sebagian dari matahari yang tertutup, bentuknya terlihat seperti bulan sabit.

Berdasarkan pernyataan NASA, gerhana matahari sebagian diperkirakan akan muncul siang hari pukul 13.17 waktu setempat (ET) di Washington, D.C. dengan cakupan sebesar 4%. Artinya, hingga 4% bagian matahari akan tertutup oleh bulan.

Sementara di Reykjavík, Islandia, gerhana akan muncul mulai pukul 17.48 waktu setempat, dan di León, Spanyol, fase gerhana total akan dimulai pada pukul 20.28 dan berlangsung selama dua menit.

Badan Antariksa Eropa (ESA) mencatat, ini akan menjadi gerhana matahari pertama yang dapat disaksikan langsung dari daratan utama Spanyol sejak 1905.

Pentingnya Pelindung Mata yang Tepat

Bagi yang ingin melihat gerhana matahari, alat khusus seperti kacamata khusus gerhana atau alat bantu lihat berkaca filter sangat diperlukan demi melindungi mata.

Kacamata hitam biasa sama sekali tidak akan membantu melindungi mata, meskipun hanya untuk melihat gerhana sebagian.

Menurut American Academy of Ophthalmology, mengamati matahari langsung baik hanya sebentar maupun lama, bisa memicu kerusakan mata serius, seperti luka bakar hingga kebutaan permanen.

Ilmuwan Manfaatkan Gerhana Matahari

Menariknya, gerhana ini juga dimanfaatkan para ilmuwan untuk lebih memahami matahari. NASA menyatakan akan menerjunkan tim yang membawa balon penelitian dan pesawat jet guna mempelajari bagaimana atmosfer bumi merespons saat langit mendadak gelap sesaat.

“Dari sudut pandang unik, ilmuwan dapat mempelajari korona matahari dengan cara yang tidak bisa dilakukan dari tempat lain di tata surya,” ujar Kelly Korreck, manajer program gerhana NASA.

Gerhana matahari sebagian akan dapat disaksikan lagi di sebagian wilayah AS pada 2 Agustus 2027, sementara gerhana matahari total akan terlihat dari Spanyol, Timur Tengah, dan sebagian Afrika Utara.

Gerhana matahari total juga bisa dilihat di sebagian wilayah daratan utama AS pada 23 Agustus 2044.