Liputan6.com, Jakarta - Kontras tajam antara birunya langit Singapura dan pekatnya kabut abu-abu polusi saat mendekati ruang udara Jakarta menjadi tamparan keras yang membuka diskusi krusial mengenai tanggung jawab ekologis korporasi.
Fenomena ini bukan sekadar persoalan estetika visual, melainkan alarm bahaya eksistensial mengenai degradasi lingkungan yang kian nyata di depan mata. Korporasi teknologi besar kini dipaksa menghadapi realitas bahwa profitabilitas tanpa keberlanjutan adalah jalan pintas menuju kehancuran kolektif.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan secara terbuka bahwa situasi kualitas udara di ibu kota merupakan masalah sistemis mendesak yang wajib diatasi melalui kolaborasi lintas sektor.
Advertisement
"Saat Anda tiba di Singapura, langitnya biru, bukan? Hingga mendekati Jakarta, langit mulai berubah menjadi abu-abu, bukan karena awan, tetapi karena polusi. Itu adalah masalah yang harus kita atasi bersama," ujar Nugroho dalam konferensi pers Telkomsel Sustainibility Report 2025, Jumat sore (5/6/2026) di Jakarta.
Langkah taktis yang diambil perusahaan melingkupi transformasi radikal pada infrastruktur operasional. Nugroho merinci bahwa transisi hijau ini dimulai dari tindakan mendasar seperti aksi penanaman pohon secara massal hingga audit menyeluruh terhadap perangkat telekomunikasi agar bebas dari pencemaran lingkungan.
Lebih jauh, Telkomsel memperkenalkan portofolio produk terintegrasi bertajuk Green Home, sebuah solusi hunian pintar ramah lingkungan yang mengombinasikan adopsi panel surya guna menekan konsumsi energi fosil rumah tangga domestik.
Namun, ancaman iklim global memiliki magnitudo yang jauh lebih mengerikan dari sekadar polusi udara perkotaan. Komisaris Utama Telkomsel, Diaz F. M. Hendropriyono, memaparkan data ilmiah yang sangat mencemaskan terkait pemanasan global.
Ia memperingatkan dampak katastrofik jika kenaikan suhu global menyentuh batas kritis 2 derajat Celsius. Menahan laju pemanasan di bawah 1,5 derajat Celsius secara konsisten kini menjadi pertempuran hidup-mati peradaban modern.
"Kalau kenaikan suhu Bumi sampai menyentuh angka 2 derajat celcius, ini merupakan kekhawatiran yang sangat luar biasa. Dan bahkan sekarang dunia pun sedang berperang guna menahan kenaikan suhu Bumi di bawah 1,5 derajat secara konsisten," ungkap Diaz dengan nada tegas.
Mengutip proyeksi ilmiah dari berbagai lembaga riset internasional seperti Michael Kovach's Research Works, Diaz menguraikan konsekuensi geografis yang mengerikan bagi wilayah kepulauan Indonesia. Kenaikan permukaan air laut setinggi 56 cm pada tahun 2050 diprediksi akan menenggelamkan setidaknya 1.500 pulau kecil di Tanah Air.
Â
Peringatan Keras dari WMO
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/7859737/original/026721000_1780684340-IMG_4596.jpg)
Angka ini diproyeksikan melonjak drastis pada tahun 2100 dengan estimasi kenaikan muka air laut mencapai 90 cm yang akan melenyapkan tambahan 115 pulau berukuran besar.
Diaz menambahkan, realitas ekstrem ini sudah termaterialisasi secara nyata di Indonesia. Berdasarkan catatan meteorologi per 27 Oktober 2024, suhu ekstrem di wilayah Papua menyentuh angka 38,4 derajat Celsius--rekor suhu tertinggi yang pernah terdokumentasikan dalam sejarah nasional.
World Meteorological Organization (WMO) bahkan telah mengeluarkan peringatan bahwa tahun-tahun mendatang, iklim akan jauh lebih panas. Dampak nyata lainnya terlihat di Papua, di mana tutupan es abadi di Gunung Jaya Wijaya terus menyusut drastis dari ketebalan 32 meter pada 2010 menjadi tersisa sangat tipis dalam beberapa tahun terakhir, dan diprediksi akan lenyap sepenuhnya dalam waktu dekat.
Menyadari kompleksitas krisis ekologis tersebut, arah strategis perusahaan kini dirancang untuk menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan pilar berkelanjutan.
Direktur Planning and Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, mengutarakan pandangan bahwa kekayaan alam dan bentang geografis Indonesia yang sangat luas memikul tanggung jawab moral yang sama besarnya.
Kekagumannya terhadap keindahan pegunungan dan pantai Indonesia berbanding lurus dengan beratnya mandat ekologis yang harus diemban oleh segenap elemen bangsa.
"Ketika saya datang ke Indonesia, saya sangat cemburu karena Indonesia diberkati dengan tanah yang begitu luas. Ada gunung hingga pantai yang indah. Tetapi kemudian juga ada tanggung jawab. Semakin banyak Anda memiliki sesuatu, kian banyak tanggung jawab yang Anda miliki. Dan ini menjadi tugas menantang bagi Indonesia," papar Soon Nam.
Â
Advertisement
Jaga Bumi, Jaga Cita, dan Jaga Data
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/7859745/original/021959500_1780684344-IMG_4602.jpg)
Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak memiliki kapasitas universal untuk menyelamatkan Bumi secara sepihak. Strategi utama Telkomsel adalah memosisikan diri sebagai role model, katalisator, dan pelopor yang menggerakkan masyarakat luas untuk menginvestasikan waktu, energi, dan sumber daya dalam melestarikan ekosistem.
Melalui implementasi tiga pilar utama keberlanjutan korporasi--Jaga Bumi, Jaga Cita, dan Jaga Data--Telkomsel berupaya menyusun cetak biru operasional hijau yang berkelanjutan.
Sebagai wujud nyata dari akuntabilitas publik, Soon Nam mengumumkan bahwa pada 11 Juni 2026, perusahaan akan secara resmi merilis laporan keberlanjutan (sustainability report) komprehensif pertama yang merangkum pencapaian tiga tahun terakhir perjalanan ESG (Environmental, Social, and Governance) Telkomsel.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303115/original/003143700_1784619310-mahfud_md_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/7859736/original/082321200_1780684332-Nugroho_Telkomsel.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303199/original/035402400_1784622040-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345712/original/030389700_1473863666-000_G50CY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301650/original/002120800_1784510182-AP26200768196604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301614/original/015685300_1784504538-063_2286808437.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257554/original/062833800_1781247346-Susunan_Pengurus_Perseroan_Telkomsel_2026_1A.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7834658/original/038785500_1780655157-IMG_4589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7019215/original/082943000_1779792818-20260526_160400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7079169/original/041360600_1779859431-20260526_155628.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3194467/original/074945600_1596080486-4G_LTE_di_seluruh_BTS_USO-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6365446/original/037217100_1779240678-IMG_5382.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5574860/original/089232100_1777988563-IMG_4122.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550275/original/087562400_1775645939-8.jpg)