iPhone 18 Pro Max bakal Ditopang Baterai 5.200 mAh, Lebih Besar dari Samsung Galaxy S26 Ultra

Bocoran iPhone 18 Pro Max terbaru mengungkapkan keunggulan pada daya tahan baterai, mampu menyaingi bahkan melampaui daya tahan Galaxy S26 Ultra.

Diterbitkan 08 Februari 2026, 12:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Peluncuran iPhone 17 Pro tahun lalu berhasil mengubah persepsi mengenai pembaruan terbatas pada ponsel andalan Apple. Meski iPhone 17 Pro dan 17 Pro Max hanya membawa perubahan kecil, namun perubahan tersebut cukup membuat kedua perangkat tersebut menjadi seri terlaris pada penjualan kuartal lalu.

Salah satu keunggulan yang paling menonjol dari iPhone 17 Pro yaitu daya tahan baterai yang lebih lama. Sementara itu, Samsung masih mendapat kritik serupa karena kamera dan baterai pada varian Galaxy Ultra hampir tidak berubah selama empat periode terakhir.

Kehadiran Galaxy S26 Ultra bisa membuat ketertinggalan ini semakin terasa, apalagi jika Apple berhasil melampaui performa perangkatnya.

Pembocor informasi ternama, Digital Chat Station, memberi sinyal bahwa Apple tengah menyiapkan peningkatan signifikan pada sektor baterai untuk iPhone generasi terbaru. Dalam bocorannya, ia mengungkapkan bahwa lini iPhone flagship berikutnya diperkirakan akan dibekali dengan kapasitas baterai yang lebih besar dibandingkan lini sebelumnya.

Disebutkan juga, iPhone 18 Pro Max kemungkinan akan mengusung baterai dengan kapasitas di atas 5.000mAh. Bahkan untuk versi global kapasitas baterainya diperkirakan akan mencapai kisaran 5.100 hingga 5.200mAh.

Jika informasi ini akurat, peningkatan tersebut dinilai dapat memberikan daya tahan baterai yang lebih lama bagi pengguna, terutama untuk pengguna intensif sepanjang hari.

Meski Apple tidak pernah mengungkap kapasitas baterai iPhone secara resmi, bocoran yang beredar mengindikasikan angka yang lebih besar dari perkiraan sebelumnya. Kapasitas tersebut disebut melampaui perkiraan 4.823 mAh dan 5.088 mAh untuk model dengan dan tanpa SIM fisik.

Menariknya, angka ini juga diklaim lebih tinggi dibandingkan baterai 5.000 mAh yang disebut akan tetap digunakan pada Samsung pada Galaxy S26 Ultra, kapasitas yang disebut masih sama seperti yang digunakan Galaxy S20 Ultra sejak dirilis pada 2020.

 

iPhone 17 Pro Max Unggul di Baterai, iPhone 18 Pro Max Siap Bawa Chip Baru

iPhone 17 Pro Max meski memiliki kapasitas baterai lebih kecil dibanding beberapa ponsel Android flagship, seperti OnePlus 15, justru dinilai unggul dalam hal daya tahan baterai.

Berdasarkan pengujian CNET, perangkat ini mampu menawarkan efisiensi daya yang lebih baik. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada manajemen baterai iPhone 17 Pro Max, yang diperkirakan akan kembali ditingkatkan pada lini ponsel flagship Apple berikutnya.

Selain itu, sumber bocoran menyebutkan bahwa peningkatan daya tahan baterai pada iPhone 18 Pro Max kemungkinan akan didukung oleh chipset Apple A20 generasi terbaru.

Chip ini dikabarkan menggunakan arsitektur 2nm yang telah disempurnakan, sehingga berpotensi menghadirkan efisiensi daya lebih tinggi. Meski begitu, informasi ini masih bersifat spekulatif, karena hingga kini belum ada ponsel komersial yang benar-benar menggunakan chip mobile berbasis proses 2nm.

 

Galaxy S26 Gunakan Chip 2nm, Model Ultra Pertahankan Snapdragon

iPhone mungkin semakin unggul di segmen baterai, namun Galaxy S26 dikabarkan akan menjadi seri pertama yang menggunakan chipset Exynos 2600 berbasis proses 2nm.

Namun, chipset ini disebut tidak akan dipakai pada varian Ultra. Untuk Galaxy S26 Ultra, Samsung diperkirakan tetap mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang akan dipasarkan secara global.

Sementara itu, Galaxy S26 versi standar diperkirakan akan membawa kapasitas baterai yang sedikit lebih besar. Berbeda dengan varian Plus dan Ultra yang diperkirakan masih akan tetap mempertahankan kapasitas baterai serupa dengan generasi sebelumnya.

Selain itu, Galaxy S26 Ultra juga dirumorkan tidak lagi dibekali magnet internal, fitur yang memungkinkan pengisian daya nirkabel dan penggunaan aksesori yang dapat menempel di bagian belakang perangkat, serupa dengan teknologi MagSafe milik Apple.