Sukses

Qualcomm Resmi Perkenalkan Chip Snapdragon 6 Gen 1 dan 4 Gen 1

Liputan6.com, Jakarta - Qualcomm mengumumkan peluncuran dua chip kelas menengah terbaru mereka yaitu Snapdragon 6 Gen 1 dan Snapdragon 4 Gen 1.

"Baik Snapdragon 6 dan Snapdragon 4 menghadirkan peingkatan di tiap-tiap seri untuk memungkinkan kemajuan dalam penangkapan, konektivitas, hiburan, dan AI," kata Deepu John, Senior Director, Product Management, Qualcomm.

Menurut John, dalam siaran pers di laman resminya, Rabu (7/9/2022), platform seluler baru ini membantu pelanggan mereka memberikan solusi canggih bagi konsumen.

Dikutip dari 9to5Google, Snapdragon 6 Gen 1 adalah chipset 4nm yang dirancang untuk smartphone kelas menengah. Qualcomm mengatakan, chip ini mendorong pengalaman dinamis dengan kekuatan dan kinerja yang berkelanjutan.

Ada dua sektor yang patut diperhatikan di Snapdragon 6 Gen 1. Pertama dari sisi kamera. Triple image signal processor (ISP), mendukung kamera hingga resolusi 108 MP dan sekarang mendukung staggered HDR.

Selain itu, ini juga menambahkan dukungan untuk perekaman video 4K. Qualcomm melanjutkan, diperkirakan ada peningkatan 40 persen dalam kinerja keseluruhan dengan grafis 35 persen lebih kuat dibanding generasi sebelumnya.

Ada juga dukungan untuk Wi-Fi 6E. Chip ini dibangun di atas empat inti Cortex-A78 dan empat inti Cortex-A55.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Snapdragon 4 Gen 1

Sementara, Snapdragon 4 Gen 1 adalah chip 6nm yang ditujukan untuk smartphone dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurut perusahaan, chip ini meningkatkan masa pakai baterai beberapa hari dan peningkatan CPU 15 persen, serta peningkatan GPU 10 persen dari generasi sebelumnya.

4 Gen 1 juga mendukung kamera 108 MP. Namun mereka tidak mendukung fitur 4K. Chip ini dibangun dengan dua inti Cortex-A78 dan enam inti Cortex-A55.

Snapdragon 6 Gen 1 dikonfirmasi akan dipakai di smartphone Motorola, yang kemungkinan dari seri Moto G. Sementara, iQOO Z6 Lite akan jadi salah satu smartphone pertama dengan Snapdragon 4 Gen 1.

Perangkat berbasis Snapdragon 6 Gen 1 diperkirakan akan tersedia secara komersial pada kuartal pertama tahun 2023, dan perangkat dengan Snapdragon 4 Gen 1 diperkirakan hadir secara komersial pada kuartal tiga tahun 2022.

3 dari 4 halaman

Meta dan Qualcomm Mau Bikin Chipset Headset VR

Sebelumnya, Meta dan Qualcomm mengumumkan kerja sama mengembangkan chipset kustomisasi, di samping melanjutkan kemitraan untuk perangkat headset VR (Virtual Reality) mereka.

Kerja sama ini diumumkan di gelaran IFA 2022 beberapa waktu lalu oleh Cristiano Amon, presiden dan chief executive officer, Qualcomm Incorporated dan Mark Zuckerberg, Founder dan CEO Meta.

"Dengan bermitra dengan Meta, kami menyatukan dua pemimpin metaverse dunia untuk merevolusi masa depan komputasi bagi miliaran orang di tahun-tahun mendatang," kata Amon mengutip siaran persnya, Selasa (6/9/2022).

Dengan kerja sama ini, Meta Quest 2 mendapatkan dukungan dari Qualcomm Snapdragon XR2, pada dasarnya akan melanjutkan status quo.

4 dari 4 halaman

Bikin Chipset Generasi Baru

Di sisi lain, mereka juga mengembangkan chipset generasi baru. Qualcomm menyebutkan, "tim teknik dan produk kedua perusahaan akan memperdalam kolaborasi teknis untuk menghadirkan platform dan teknologi inti generasi berikutnya."

"Kami bekerja sama dengan Qualcomm Technologies pada chipset realitas virtual yang disesuaikan - didukung oleh platform dan teknologi Snapdragon XR - untuk peta jalan produk Quest kami di masa depan," imbuh Zuckerberg.

Dikutip dari Engadget, awal tahun ini Qualcomm mengumumkan kerja sama dengan Microsoft untuk chip khusus pada kacamata Augmented Reality (AR), dengan Microsoft menjanjikan perangkat yang ringan dan hemat energi.

Qualcomm juga mengatakan mereka "bekerja dengan Microsoft... (untuk mengembangkan chip AR) khusus."

(Dio/Ysl)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.