Sukses

5 Tanda Kamu Harus Ganti Smartphone Android

Liputan6.com, Jakarta - Ketika membeli smartphone Android baru, kamu tentu memiliki harapan agar smartphone itu bisa bertahan lama. Namun seperti diketahui, smartphone juga memiliki batas usia penggunaan, sehingga ada kalanya perangkat itu tidak bisa digunakan seterusnya.

Terlebih, seiring berjalannya waktu, teknologi di smartphone Android terus ditingkatkan. Karenanya, seiring berjalannya waktu, fungsi-fungsi di smartphone-mu mungkin sudah tidak bisa mengikuti aktivitasmu.

Dengan kondisi tersebut, kamu tentu perlu mengganti perangkat milikmu ke model terbaru. Selain bisa lebih mendukung aktivitasmu, kamu juga bisa merasakan beragam fitur baru sudah tersedia.

Biasanya, sebuah smartphone diperkirakan dapat bertahan dengan penggunaan dalam kurun waktu empat sampai lima tahun. Hanya, hal ini memang tetap bergantung dengan penggunaan maupun dukungan vendor terhadap perangkat tersebut.

Oleh sebab itu, Tekno Liputan6.com akan memberikan tanda-tanda yang menunjukkan sebuah HP Android perlu diperbarui. Apa saja tanda-tandanya? Simak daftarnya berikut ini seperti dikutip dari Make Use Of, Senin (20/6/2022),

1. Baterai Cepat Habis

Tanda pertama yang menunjukkan waktunya kamu perlu mengganti perangkat ke versi terbaru adalah ketika baterai smartphone tersebut cepat habis. Sebab, baterai merupakan salah satu komponen penting dalam smartphone.

Hal ini memang wajar, karena baterai lithium-ion yang ada di perangkat Android memiliki masa pakai dan berkurang kapasitasnya. Oleh sebab itu, setelah beberapa kali pengisian daya, kapasitas baterai tentu akan berkurang.

Sebagai solusi, kamu tentu bisa mengganti baterai tanpa perlu membeli perangkat baru jika memang ini menjadi permasalahan.

Namun perlu diingat, ada beberapa tanda lain yang juga perlu kamu pertimbangkan untuk mengganti perangkat ke model terbaru.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Tanda Lain

2. Performa Lemot

Selain baterai, tanda-tanda lain yang perlu menjadi perhatian adalah ketika performa perangkatmu terasa lemot atau lambat. Ketika perangkat sudah terasa lambat digunakan, kamu perlu mempertimbangkan untuk mengganti ke perangkat baru.

Alasan sebuah perangkat menjadi lemot memang biasanya dipengaruhi beberapa faktor. Namun secara umum, hal itu terjadi karena perangkatmu memiliki sumber daya yang terbatas dan tidak bisa mengikuti pembaruan aplikasi yang dirilis.

3. Tak Dapat Update Android Terbaru

Saat ini, beberapa vendor sudah menyatakan mendukung pembaruan Android hingga setidaknya empat tahun. Namun tidak sedikit, ada beberapa model yang mungkin tidak mendukung pembaruan hingga selama itu.

Jika perangkatmu merupakan salah satu model yang sudah lagi mendapatkan pembaruan Android terkini, pertimbangkan untuk mengganti ke versi terbaru. Sebab, pembaruan Android biasanya membawa sejumlah fitur baru.

Selain itu, update terkini juga biasanya membawa pembaruan keamanan untuk mencegah perangkat menjadi korban serangan siber.

 

 

3 dari 4 halaman

Tanda Selanjutnya

4. Aplikasi Baru Tidak Lagi Mendukung

Seperti sistem operasi, pengembang juga terus memperbarui aplikasi besutannya di Android. Cara ini dilakukan untuk menghadirkan fitur baru sekaligus menambal celah keamanan.

Namun perlu diketahui, versi terbaru dari aplikasi yang dirilis tersebut biasanya tidak mendukung perangkat yang masih menjalankan sistem operasi lawas. Hal ini tentu menyulitkan mereka yang masih menggunakan perangkat dengan sistem operasi yang terlalu tua.

Apabila kamu merupakan salah satu pengguna yang sudah kesulitan menggunakan aplikasi versi terbaru, faktor itu bisa menjadi salah satu alasan untuk dirimu berpikir mengganti perangkat ke versi terkini.

5. Kehabisan Memori

Saat ini, standar memori internal yang biasa ditemui di smartphone Android adalah 64GB, 128GB, hingga 256GB. Namun, ada beberapa smartphone yang memang masih menawarkan memori sekitar 16GB atau 32GB.

Awalnya, kapasitas tersebut memang sudah mencukupi. Namun seiring berjalannya waktu, update aplikasi yang berkelanjutan ditambah dengan data yang dimiliki membuat kapasitas tersebut tidak lagi memenuhi kebutuhan.

Jika hal ini terjadi, cara untuk mengatasinya adalah dengan memperbarui perangkat yang dimiliki, sehingga kamu masih menggunakan perangkatmu dengan optimal.

(Dam/Isk)

4 dari 4 halaman

Tabel App Annie yang menunjukkan durasi penggunaan aplikasi smartphone di berbagai negara (Dok. App Annie)