Kapolda Jabar Akan Lapor Dedi Mulyadi Jika Ada Warga Berhasil Tangkap Begal

Polisi akan langsung melaporkankepada Dedi Mulyadi agar warga yang berhasil menangkap begal bisa menerima hadiah.

Diterbitkan 24 Juli 2026, 12:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kapolda Jabar, Irjen Pipit Rismanto, menyambut baik sayembara berhadiah Rp 5 juta hingga Rp 50 juta yang digelar Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Sayembara ini berkaitan dengan penangkapan begal. Melalui inisiatif Dedi Mulyadi, Kapolda menilai masyarakat akan termotivasi untuk turut menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). 

"Ya, kita menyambut baik. Ini menunjukkan bahwa Bapak Gubernur juga memiliki keinginan memberikan motivasi kepada semua warga untuk berpartisipasi dalam menjaga Kamtibmas," kata Pipit di Sport Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (24/7). 

Menurut Pipit, sayembara yang diumumkan oleh Gubernur Jabar merupakan wujud apresiasi untuk membangkitkan kepedulian lingkungan. 

"Artinya, berkaitan dengan Bapak Gubernur menyampaikan sayembara, menurut saya ini adalah wujud pemberian semangat dan motivasi kepada semua pihak, kecuali pihak kepolisian," lanjut dia.

Pipit menegaskan, pemberantasan kriminalitas membutuhkan peran seluruh unsur masyarakat. Apabila nantinya ada warga yang berhasil menangkap begal dan menyerahkannya ke polisi, pihaknya akan langsung melaporkan hal tersebut kepada Dedi Mulyadi agar warga yang bersangkutan menerima hadiah. 

"Siapa tahu ketemu begal, ditangkap, diserahkan pihak kepolisian, nanti pihak kepolisian melaporkan ke Pak Gubernur bahwa ini atas bantuan warga. Sehingga nanti akan dapat bonus dari Bapak Gubernur," ungkap Pipit.

Jangan Main Hakim Sendiri

Meski demikian, Pipit mengimbau kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri ketika mendapati atau menangkap pelaku begal. Ia menyarankan agar pelaku segera diserahkan ke pihak kepolisian untuk diproses hukum lebih lanjut.

"Pembelaan diri juga penting apabila melawan. Tapi kalau tidak melawan, diamankan dengan baik agar tidak banyak luka, tidak membahayakan nyawa siapa pun. Segera diinformasikan kepada kepolisian, dan kepolisian wajib merespons secara cepat," ucap dia.

Syarat Sayembara Tangkap Begal

Sebelumnya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengadakan sayembara bagi warga yang berhasil menangkap begal, jambret, maling, hingga copet, dan menyerahkannya ke polisi. Hadiah yang disiapkan bernilai antara Rp 5 juta hingga Rp 50 juta.

"Saya memberikan sayembara pada seluruh warga Jabar. Yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok, kami siapkan hadiah dari Rp 5 juta sampai Rp 50 juta bagi yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup," ujar Dedi melalui keterangan di akun Instagram pribadinya, Kamis (23/7). 

Dedi menegaskan agar masyarakat tidak main hakim sendiri dalam menindak pelaku kejahatan. "Tidak boleh mereka diserahkan dalam keadaan babak belur. Lecet sedikit mungkin boleh, tapi kalau babak belur, kita tidak kasih hadiah," tegas dia.

Dedi menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Polda Jabar dan Polda Metro Jaya dalam memberantas aksi kejahatan jalanan. Ia juga telah menginstruksikan agar patroli terus dilakukan setiap malam.

"Siaga menghadapi begal. Kita terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian, khususnya Polda Jabar, dan kita juga akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat," ucap dia.

"Mobil patroli harus siaga dalam setiap malam. Lampu tanda bahayanya harus terus menyala. Satpol PP dan Damkar siaga di titik-titik strategis untuk mengantisipasi segala kemungkinan dalam setiap waktu," tutup Dedi.

 

Reporter: Azzura Galexia/merdeka.com