Sukses

Microsoft Flight Simulator Luncurkan Konten Tambahan Bertema Top Gun: Maverick

Liputan6.com, Jakarta - Microsoft Flight Simulator merilis konten expansion bertemakan Top Gun, dalam rangka menyambut peluncuran film Top Gun: Maverick yang dibintangi oleh Tom Cruise.

"Kembangkan keterampilan yang diperlukan dan navigasikan kompleksitas yang dihadapi oleh pilot Top Gun sesungguhnya di lokasi otentik termasuk pendaratan paling menantang – di kapal induk," kata tim pengembang dalam pengumumannya.

Mengutip situs resmi Flight Simulator, Jumat (27/5/2022), ada beberapa konten untuk gim ini dalam ekspansi Top Gun: Maverick. Salah satunya adalah livery pesawat "Top Gun: Maverick Edition" untuk F/A-18E Super Hornet.

Ada juga tiga misi pelatihan untuk Super Hornet, yang memungkinkan pemain menguasai manuver penerbangan radikal termasuk unrestricted take-offs, split S maneuvers, dan low altitude, high-speed maneuvering di medan yang kompleks.

Gim simulasi penerbangan ini juga menghadirkan lima tantangan berkecepatan tinggi dan tingkat rendah, yang membutuhkan keterampilan untuk bernavigasi secara tepat, di atas gunung dan melintasi ngarai.

Selain itu, melalui konten Top Gun, Flight Simulator juga meluncurkan tantangan pendaratan di kapal induk, yang disebut sebagai salah satu operasi yang paling menuntut di penerbangan militer.

Microsoft Flight Simulator juga menghadirkan pesawat hipersonik yang belum pernah diungkapkan sebelumnya, yang dapat mencapai kecepatan Mach 10 dan ketinggian lebih dari 150 ribu kaki di atas permukaan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Dirilis Secara Gratis

Lewat expansion Top Gun: Maverick juga, terdapat sebuah misi untuk meluncur ke stratosfer, lapisan terendah kedua dari atmosfer Bumi.

Adapun, pembaruan Top Gun terbaru untuk Microsoft Flight Simulator dapat dinikmati secara gratis untuk para pemain di Xbox Series X/S, Xbox Cloud Gaming, dan PC.

Mengutip Engadget, film Top Gun: Maverick awalnya direncanakan untuk rilis pada bulan Juli 2019. Namun karena kondisi selama pembuatan adegan aksi dan pandemi Covid-19, jadwal peluncurannya harus ditunda beberapa kali.

Paramount akhirnya secara resmi merilis sekuel dari Top Gun ini pada tanggal 27 Mei 2022 untuk wilayah Amerika Serikat. Di Indonesia, film yang dibintangi Tom Cruise dan Jennifer Connelly ini sudah tayang di bioskop.

Penundaan perilisan film Top Gun: Maverick juga membuat peluncuran konten tambahan di Flight Simulator ditunda oleh Microsoft dan Asobo dari November 2021 menjadi bulan ini.

3 dari 4 halaman

Sinopsis Top Gun: Maverick

Top Gun: Maverick, sendiri merupakan sekuel dari Top Gun (1986) dan menghadirkan beberapa pemeran lamanya.

Setelah menghabiskan waktu 30 tahun sebagai penerbang jempolan, Pete Mitchell alias Maverick (Tom Cruise) kembali dipanggil untuk mengabdi di Top Gun, program pelatihan Angkatan Laut AS.

Ia diminta untuk menjadi pelatih bagi sejumlah pilot muda pemberani. Salah satunya, adalah Bradley Bradshaw (Miles Teller). Pria muda ini adalah anak dari Goose, mendiang sahabat Maverick. Posisi ini memaksa Maverick untuk kembali berhadapan dengan masa lalu.

Selain Tom Cruise dan Miles Teller, ada sejumlah bintang muda lain yang ikut serta dalam jajaran pemain Top Gun: Maverick. Beberapa di antaranya adalah Greg Tarzan Davis, Monica Barbaro, dan juga Manny Jacinto.

Selain itu, Val Kilmer juga kembali menghidupkan karakter Tom Kazanski alias Iceman dari film aslinya. 

4 dari 4 halaman

Butuh Waktu yang Lama untuk Sekuel

Dalam video promosi yang dirilis Paramount Pictures 18 April lalu, Tom Cruise mengungkap alasan mengapa butuh waktu yang sangat lama untuk mengelurkan sekuel Top Gun.

"Aku tak siap membuat sekuel sampai kami punya cerita spesial yang layak untuk dijadikan sekuel," tutur aktor 59 tahun ini. Selain itu, ia juga menunggu teknologi berkembang pesat, hingga mampu menghadirkan sensasi yang lebih nyata untuk penonton.

"Dan juga sampai teknologi berkembang, sehingga kami bisa menyelam lebih dalam pengalaman seorang pilot tempur," ia melanjutkan.

(Dio/Ysl)