Sukses

Ahli Fisika Jerman Temukan Cara Bermain GTA V di Game Boy Jadul

Liputan6.com, Jakarta Sejak peluncurannya pada 2013, gim Grand Theft Auto 5 alias GTA V terkenal dengan grafik dan fitur yang membutuhkan perangkat mumpuni untuk memainkannya.

Seiring dengan kemajuan teknologi, gim GTA V juga terus mendapatkan banyak pembaruan, mod, hingga dihadirkan ulang dalam versi remaster.

Namun baru-baru ini, seorang ilmuwan fisika Jerman berhasil membuat gim dari Rockstar Games ini bisa dimainkan di Nintendo Game Boy keluaran 1989, dengan memakai streaming cartridge yang dibuat khusus.

Mengutip IGN, Sabtu (29/1/2022), Sebastian Staacks, fisikiawan dari Jerman itu menggunakan WiFi cartridge untuk melakukan streaming game agar dapat memainkan GTA V di Game Boy

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Membawa Gim HD ke Layar 160 x 144

Staacks, dalam sebuah video YouTube, menjelaskan bahwa meski dia memainkan gim GTA V di Game Boy, namun secara teknis, permainan itu tidak berjalan di dalam perangkat tersebut.

"Game di-render di PlayStation saya dan kemudian dialirkan ke Game Boy melalui WiFi. Sebaliknya, jika saya menekan tombol di Game Boy, input dikirim lagi ke PlayStation sehingga saya bisa mengontrol permainan," paparnya.

Mengutip PC Gamer, dalam blog-nya, Staacks juga menjelaskan bahwa Game Boy yang dia gunakan tidak mengalami modifikasi.

Untuk membuat GTA V bisa "dimainkan" melalui Game Boy, Staacks harus menemukan solusi untuk membawa gim HD ke layar beresolusi 160 x 144.

3 dari 4 halaman

Memetakan Ulang Gambar

Secara sederhana, dia pun memetakan ulang gambar dari gim dan menyatukannya kembali sebagai kotak-kotak piksel.

Kemudian, diketahui dengan tepat cara mengatasi streaming gambar gim ke perangkat dan menemukan cara mentransfer data pada kecepatan yang bisa diterima.

Staacks lalu menggunakan cartridge yang bisa mengalirkan GTA V dan hampir semua video lainnya, dari perangkat keras modern ke perangkat keras genggam tersebut di 20 frame per second (fps).

Tentu saja, gim tersebut tidak akan berjalan seperti seharusnya. Gambarnya pun menjadi berwarna hijau saat berada di dalam Game Boy.

"Dan juga, saya tidak menyentuh audio di sini, yang sayangnya merupakan kesalahan besar saya saat mendesain cartridge ini," kata Staacks dalam blog-nya.

(Dio/Isk)

4 dari 4 halaman

Infografis Dampak Bermain Game Berlebihan