Sukses

Cara Lindungi Akun WhatsApp dari Akses Ilegal Pihak Lain

Liputan6.com, Jakarta - Aplikasi pesan populer WhatsApp menawarkan fitur keamanan yang diinginkan banyak pengguna.

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menjaga akun WhatsApp kamu agar terhindar dari akses ilegal oleh pihak lain adalah dengan menerapkan two-step verification atau yang biasa dikenal dengan two-factor authentication.

Cara mengaktifkan fitur keamanan two-step verification di WhatsApp adalah:

- Buka WhatsApp

- Ketuk menu titik tiga di kanan atas WhatsApp kamu, pilih opsi Setting

- Ketuk menu Account

- Pilih Two-step verification dan atur sesuai kebutuhan, bisa menggunakan PIN atau alamat email. 

Two-step verification melibatkan kode PIN tambahan yang diperlukan tiap kali pengguna masuk ke akun WhatsApp, setelah memasukkan 6 digit kode registrasi.

Two-step verification memberikan pengguna WhatsApp pilihan dengan cara memasukkan alamat email mereka, guna membantu pengguna memulihkan akun WhatsApp jika mereka lupa PIN. Dengan ini, pengguna bisa segera me-reset PIN dengan meminta tautan reset.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Waspada Metode Pencurian Akun dengan SIM Swap

Untuk berjaga-jaga, kamu perlu tahu metode kejahatan yang bisa dilakukan orang lain sehingga mereka bisa mendapatkan akses ke akun WhatsApp kamu secara ilegal. Salah satunya dengan teknik SIM swap.

Penjahat bisa menggunakan teknik pertukaran SIM alias SIM swap yang bertujuan untuk mencuri nomor telepon dan memasukkannya ke kartu SIM baru, jika mereka mendapatkan informasi pribadi pengguna.

Di sinilah pentingnya two-step verification. Pasalnya metode keamanan ini mencegah akses tidak sah ke WhatsApp.

Dengan ini, pengguna bisa mencegah siapa pun mengatur kata sandi akun email mereka dan PIN verifikasi dua langkah dari akun WhatsApp mereka.

3 dari 4 halaman

Perlu Ingat Hal di Bawah Ini

Untuk keamanan, perlu diingat juga dua hal berikut ini:

- Pengguna tidak boleh menggunakan nomor telepon mereka saat mengatur verifikasi dua langkah untuk alamat email.

Artinya, jika di WhatsApp kamu menggunakan metode two-step verification dengan pengaturan email, jangan pakai nomor telepon kamu untuk mengkonfigurasi

Hal ini dilakukan untuk menghindarkan situasi terburuk, yakni ketika nomor telepon kita sudah dialihkan ke kartu SIM lain atau SIM-swap.

- Pengguna perlu menggunakan aplikasi autentikasi untuk menghasilkan kode otentikasi token. Adapun aplikasi autentikasi yang cukup bisa diandalkan antara lain adalah Google Authenticator, Authy, hingga 1Password.

(Tin/Isk)

4 dari 4 halaman

Infografis Cek Fakta: Kumpulan Hoaks Seputar Covid 19 terbaru yang beredar di WhatsApp