Sukses

Elon Musk: SpaceX Mau Bawa Manusia ke Mars dalam 5 Tahun ke Depan

Liputan6.com, Jakarta - Elon Musk mengatakan, SpaceX akan mengirim manusia ke Mars paling cepat dalam waktu lima tahun ke depan. Informasi ini diungkapkan oleh Elon Musk dalam wawancara dengan podcaster Lex Fridman.

Saat itu Elon Musk ditanya kapan SpaceX akan mendaratkan manusia di Mars. Elon Musk berpikir selama 10 detik, kemudian berkata, "Kemungkinan terbaik adalah adalah sekitar lima tahun, kemungkinan terburuk sekitar 10 tahun."

Elon Musk menuturkan, ada berbagai faktor penentu terkait kapan SpaceX bakal membawa manusia ke Mars, salah satunya adalah engineering roket.

"Pada dasarnya adalah engineering kendaraan itu sendiri. Dalam hal ini, Starship adalah roket paling kompleks dan paling maju yang pernah dibuat. Ini benar-benar level selanjutnya," kata Elon Musk, dikutip dari Gizchina, Jumat (31/12/2021).

Elon Musk mengungkapkan, optimasi fundamental Starship adalah meminimalkan biaya per ton per orbit dan pada akhirnya biaya per ton ke permukaan Mars.

Ia menyebut, kendaraan yang dimaksud Elon Musk, yakni Starship milik SpaceX dirancang untuk membawa baik kru maupun kargo ke orbit Bumi, Bulan, Mars, dan seterusnya.

"Pada akhirnya, pesawat ruang angkasa itu akan menjadi kendaraan peluncuran paling kuat yang pernah dikembangkan di dunia. Kendaraan ini memiliki kemampuan untuk membawa lebih dari 100 metrik ton ke orbit Bumi," katanya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Selalu Percaya Butuh Waktu 5 Tahun

Terkait kapan SpaceX bisa mencapai dan mendarat di Mars, Elon Musk sebelumnya telah memberikan tanggal-tanggal berbeda.

Pada Februari tahun ini, Elon Musk menyebut, akan memakan waktu sekitar lima setengah tahun bagi pesawat luar angkasa berawak antarplanet milik SpaceX untuk mendarat di Mars.

Sementara pada Maret 2021, di Twitter, Elon Musk mengatakan, SpaceX akan mendaratkan pesawat ruang angkasa antarbintang di Mars sebelum 2030.

Awal Desember ini, ia juga mengatakan, dirinya bakal terkejut jika SpaceX tidak mendaratkan manusia di Mars dalam lima tahun ke depan. Demikian dalam wawancaranya bersama majalah Time.

3 dari 4 halaman

Biaya Perjalanan Jadi Hambatan Utama

Sebelumnya beberapa ahli mengatakan, kemajuan SpaceX mungkin tidak cukup mulus untuk tiga peluang peluncuran yang tersisa sebelum 2026. Jadi, mungkin butuh waktu lebih lama untuk mendaratkan manusia ke Mars.

Adapun rencana besar Elon Musk adalah membangun 1.000 roket pesawat luar angkasa antarbintang. SpaceX disebut-sebut harus meluncurkan tiga pesawat luar angkasa tiap hari agar bisa mengirim setidaknya 1 juta manusia ke Mars.

Adapun situasi saat ini, hingga Mei 2021, Starship telah melewati uji ketinggian kelimanya. Selain itu juga misi terbang ke bulan pada 2023 akan menjadi misi bulan pribadi pertama SpaceX.

"Hambatan yang terbesar adalah biaya perjalanan enam bulan ke Mars serta membangun pos terdepan permanen di planet ini," kata Elon Musk.

(Tin/Isk)

4 dari 4 halaman

Infografis: 26 Satelit Milik Indonesia