Liputan6.com, Jakarta - Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam. Terdapat berbagai adab dalam memperlakukan Qur’an, termasuk saat membacanya. Untuk itu, umat Islam perlu mengetahui bacaan doa setelah membaca Al-Qur'an lengkap dengan artinya untuk memaksimalkan pahala dan keberkahannya.
Membaca Al-Qur’an adalah ibadah mulia yang mendatangkan ketenangan hati, keberkahan, dan pahala yang berlipat ganda. Setiap huruf yang dibaca akan dicatat sebagai satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan.” (HR. Tirmidzi).
Advertisement
Setelah selesai membaca Al-Qur’an, seorang Muslim dianjurkan untuk menutupnya dengan doa. Doa ini merupakan ungkapan syukur dan permohonan agar pahala membaca Al-Qur’an dilipatgandakan, serta agar bacaan tersebut menjadi petunjuk dan rahmat dalam kehidupan.
Merujuk Ebook Kumpulan Doa Harian Yayasan Ponpes Darul Hikmah, Buku Kumpulan Doa Sehari-hari, Kemenag, dan sumber kredibel lainnya, berikut ini adalah doa setelah membaca al-qur'an sebagaimana dianjurkan ulama.
1. Doa Khotmil Qur'an
Doa ini sangat masyhur di kalangan umat Islam dan sering dilantunkan baik setelah membaca beberapa ayat (tilawah harian) maupun saat mengkhatamkan Al-Qur'an 30 juz. Doa ini memuat permohonan komprehensif agar Al-Qur'an senantiasa menjadi petunjuk dan pelindung hidup.
Arab: اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Latin: Allahummarhamni bil qur'an, waj'alhu lii imaaman wa nuuran wa hudan wa rohmah. Allahumma dzakkirnii minhu maa nusiitu wa 'allimnii minhu maa jahiltu warzuqnii tilaawatahu aanaa-al laili wa athroofan nahaar waj'alhu lii hujjatan yaa robbal 'aalamiin.
Artinya: "Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur'an. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum aku ketahui darinya. Berikanlah aku rezeki untuk membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai Tuhan semesta alam."Teks doa ini merupakan doa ma'tsur yang sering disandarkan pada riwayat keilmuan para ulama salaf. Dalam kitab monumental At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur'an, Imam An-Nawawi secara khusus mengalokasikan pembahasan mengenai anjuran merutinkan doa setelah membaca Al-Qur'an.
Beliau berpandangan bahwa memohon rahmat melalui perantara Al-Qur'an (tawassul bil Qur'an) adalah amal yang sangat disukai Allah. Doa ini menegaskan komitmen seorang Muslim untuk tidak sekadar menuntaskan bacaan, melainkan memohon agar nilai-nilai Al-Qur'an menjelma menjadi referensi utama (imam), pedoman (huda), dan kelak menjadi pembela (hujjah) di hari kiamat.
Advertisement
2. Doa Kafaratul Majlis Tilawah
Selain doa khusus Al-Qur'an, proses membaca kitab suci pada hakikatnya dikategorikan sebagai majelis zikir yang mulia. Oleh karena itu, sangat disunahkan untuk menutup sesi tilawah dengan doa Kafaratul Majlis agar segala kekeliruan (seperti salah bacaan tajwid, makhraj, atau hilangnya fokus yang tidak disengaja) diampuni oleh Allah SWT.
Arab: سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Latin: Subhaanakallahumma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illaa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik.
Artinya: "Mahasuci Engkau, Ya Allah wahai Rabbku, dan dengan memuji-Mu, tiada Ilah selain Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu." Teks doa Kafarah Majlis ini didokumentasikan secara rinci dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI pada bab Penutup Doa.
Dari perspektif hadis, Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menguraikan sabda Rasulullah SAW bahwa majelis apa pun yang ditutup dengan doa ini akan disucikan dari hal-hal yang mengurangi pahala (perbuatan sia-sia).
Dalam konteks membaca Al-Qur'an, doa ini menjadi penyempurna (kafarah) atas segala ketidaksempurnaan adab hamba saat berinteraksi dengan firman Allah yang Maha Suci.
Makna Kandungan Doa
Doa ini mengandung beberapa permohonan yang sangat mendalam:
- Rahmat dengan Al-Qur’an: Memohon keberkahan dan kasih sayang Allah melalui Al-Qur’an
- Al-Qur’an sebagai pemimpin: Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam hidup
- Al-Qur’an sebagai cahaya: Menerangi hati dan pikiran dengan petunjuk Al-Qur’an
- Al-Qur’an sebagai petunjuk: Memberikan bimbingan dalam setiap langkah kehidupan
- Al-Qur’an sebagai rahmat: Mendatangkan kasih sayang dan ketenangan
- Mengingatkan yang dilupakan: Memohon agar ayat-ayat yang terlupa diingatkan kembali
- Mengajarkan yang belum diketahui: Memohon pemahaman yang lebih dalam tentang Al-Qur’an
- Kemampuan membaca setiap waktu: Memohon konsistensi dalam tilawah
- Al-Qur’an sebagai pembela: Menjadikan Al-Qur’an sebagai saksi dan pembela di hari kiamat.
Advertisement
Pandangan Ulama tentang Doa Setelah Membaca Al-Qur’an
Imam An-Nawawi dalam kitabnya At-Tibyan fi Adab Hamalatil Quran sangat menekankan pentingnya berdoa setelah membaca Al-Qur’an. Beliau menganjurkan untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa dan mendoakan hal-hal yang penting.
Ini menunjukkan bahwa doa setelah membaca Al-Qur’an tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga mencakup doa untuk kebaikan umat Islam secara keseluruhan.
Menurut Imam Ad-Darimi, sebanyak empat ribu malaikat mengaminkan orang-orang yang berdoa setelah membaca Al-Qur’an. Ini menunjukkan betapa istimewanya waktu setelah tilawah untuk berdoa, karena doa tersebut sangat berpeluang untuk diijabah.
Dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu, Syaikh Sa‘id menyusun berbagai dzikir dan doa yang diamalkan oleh Rasulullah SAW. Meskipun doa setelah membaca Al-Qur’an tidak termasuk dalam rangkaian dzikir pagi petang, beliau menekankan pentingnya doa sebagai bentuk ibadah dan permohonan kepada Allah dalam setiap kesempatan.
Hukum dan Status Doa Khatam Al-Qur’an
Perlu diketahui bahwa tidak ada doa khusus yang diajarkan Rasulullah ﷺ setelah mengkhatamkan Al-Qur’an, demikian pula tidak ada dari para sahabat Nabi atau para imam terkenal.
Doa khatam Al-Qur’an yang umum dibaca oleh umat Islam adalah doa yang disusun oleh para ulama berdasarkan kaidah-kaidah doa yang diajarkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah.2. Hukumnya Dianjurkan
Meskipun tidak ada doa khusus dari Nabi ﷺ, para ulama sepakat bahwa berdoa setelah membaca Al-Qur’an adalah sunnah yang dianjurkan. Imam An-Nawawi dalam At-Tibyan secara tegas menganjurkan untuk bersungguh-sungguh berdoa setelah membaca Al-Qur’an.
Advertisement
Keutamaan dan Waktu Terbaik Membaca Doa Setelah Al-Qur’an
1. Doa Mustajab dan Diamini Malaikat
Doa yang dipanjatkan setelah membaca Al-Qur’an memiliki keistimewaan karena didoakan oleh malaikat. Imam Ad-Darimi menyebutkan bahwa empat ribu malaikat mengaminkan doa orang yang berdoa setelah membaca Al-Qur’an.
2. Penutup Ibadah yang Sempurna
Membaca doa setelah tilawah adalah bentuk penyempurnaan ibadah membaca Al-Qur’an, sekaligus ungkapan syukur atas nikmat dapat membaca dan merenungkan firman Allah.
3. Memohon Keberkahan Al-Qur’an
Doa ini berisi permohonan agar Al-Qur’an benar-benar menjadi petunjuk dan rahmat dalam kehidupan, bukan sekadar bacaan tanpa makna.
4. Mengingatkan yang Terlupa
Manusia adalah tempat lupa. Doa ini memohon kepada Allah agar mengingatkan ayat-ayat yang terlupa, sehingga hafalan dan pemahaman tetap terjaga.
Pertanyaan Seputar Bacaan Doa Setelah Membaca Al-Qur’an
Apa yang dianjurkan untuk dilakukan setelah selesai membaca al-Qur'an?
Adab setelah membaca Al-Qur'an sangat penting untuk menyempurnakan ibadah Anda.
Doa apa yang sebaiknya dibaca setelah selesai membaca Al-Quran?
Terjemahan: Ya Allah, kasihanilah aku melalui Al-Quran. Jadikanlah ia sebagai cahaya penuntun, petunjuk, dan rahmat bagiku . “Ya Allah, ingatkanlah aku akan apa yang telah kulupakan darinya, ajarkanlah aku apa yang tidak kuketahui, berilah aku bacaannya siang dan malam, dan jadikanlah ia sebagai bukti bagiku, ya Tuhan semesta alam.”
Sebelum membaca Alquran maka dianjurkan untuk membaca suatu bacaan. Bacaan apakah itu?
Membaca doa sebelum baca Al-Qur'an, serta membaca bacaan ta'awudz dan basmalah.
Apakah ada doa setelah baca Alquran?
bacaan doa setelah Mengaji: “Allahummarhamni bilquran. Waj'alhu lii imaman wa nuran wa hudan wa rohmah. Allahumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa 'allimnii minhu maa jahiltu warzuqnii tilawatahu aana-allaili wa'atrofannahaar waj'alhu li hujatan ya rabbal 'alamin.”
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515931/original/099143800_1772231499-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8574835/original/057277000_1782531340-AP26177858339524.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5386164/original/039099900_1760956903-ilustrasi_membaca_quran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4433582/original/003374600_1684488413-20230519135602__fpdl.in__high-angle-woman-holding-beads-meditating_23-2148847546_normal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8516199/original/047486400_1782441653-aywdu79BUqmPavVwKF3xH9TbbwopHGprEBudTc3z.jpg)